KPU yang Nasional, Tetap, dan Mandiri

Di tengah kian sempitnya waktu pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyelenggara Pemilu (PP) –mengingat pemilu yang tinggal 2,5 tahun lagi– pemerintah telah mengirim daftar inventarisasi masalah (DIM) kepada DPR Selasa lalu. Seperti sudah diduga, pemerintah akhirnya memasukkan usul agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah dihapus, lalu diganti dengan panitia pemilihan yang bersifat sementara.Kita patut mengkritisi usulan pemerintah tersebut. Tidak hanya DPR yang menjadi mitra pemerintah dalam membahas RUU PP itu. Akan tetapi juga semua komponen masyarakat yang peduli terhadap penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan sesuai dengan konstitusi. Apalagi pemerintah melalui Depdagri juga telah berjanji untuk menerima masukan sebanyak-banyaknya dari kalangan masyarakat agar produk RUU yang dihasilkan bermutu baik.

Bermutu baik saja tentu belumlah cukup. Hal yang lebih penting lagi adalah sesuai dengan konstitusi. Mengapa kita ingatkan demikian? Sebab, bila usul tersebut lolos maka bisa dibilang penyelenggara pemilu di daerah tingkat I maupun II inkonstitusional. Kita tidak tahu ada pemikiran apa di balik usul pemerintah tersebut. Dugaan paling masuk akal adalah pemerintah kemungkinan ingin pelaksana pemilu di daerah berada di dalam kekuasaannya. Lebih jauh lagi, KPU di daerah nantinya bisa disetir oleh pemerintah.

Sesuai dengan konstitusi kita yang tercantum dalam UUD 1945 pasal 22E ayat (5), “Pemilihan umum diselenggarakan oleh suatu komisi pemilihan umum yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri“. Dari bunyi pasal 22E ayat (5) tadi jelas bahwa penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU bersifat nasional yang berarti mencakup seluruh wilayah Indonesia. Tidak ada alasan bahwa KPU hanya ada di tingkat pusat, sedangkan di tingkat daerah cukup dengan panitia ad hoc saja. Dengan membentuk panitia pemilu di tingkat daerah (provinsi serta kabupaten/kota) yang bersifat sementara, bisa dikatakan struktur KPU tidak sesuai dengan konstitusi.

Sifat “tetap” juga berkaitan dengan sifat “nasional” KPU. Ini dimaksudkan KPU yang permanen dari pusat sampai daerah menjalankan tugasnya secara berkesinambungan. Di lain pihak, keanggotaannnya dapat diganti sesuai dengan masa jabatan tertentu. Dengan kesinambungan inilah diharapkan tidak ada tumpang-tindih dalam pembuatan dan pengambilan keputusan terkait persoalan-persoalan pemilu.

Demikian halnya dengan sifat “mandiri”. Hal ini dimaksudkan agar dalam menyelenggarakan pemilu, KPU bebas dari pengaruh dan intervensi pihak luar terutama pemerintah. Bila KPU di daerah dibentuk ad hoc dan dipilih oleh pemerintah, artinya kita akan set back ke masa lalu di mana penyelenggara pemilu bisa diatur oleh pemerintah yang berkepentingan dengan hasilnya.

Dalam proses demokratisasi yang kita bangun kembali setelah jatuhnya rezim otoriter Orde Baru, produk-produk hukum berupa UU haruslah disandarkan pada konstitusi. Hal ini akan menjauhkan kita dari kekacauan hukum serta turunan-turunannya yang justru kontra demokrasi. Oleh karenanya kita berharap DPR sebagai salah satu kekuatan negara mampu memainkan perannya dalam mengawal konstitusi. Tidak bervisi jangka pendek yang hanya mendahulukan kepentingan kelompoknya. Pemerintah juga harus membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat dalam memberikan masukan terkait RUU PP ini.

Republika, Jumat, 13 Oktober 2006

About these ads

1 Response to “KPU yang Nasional, Tetap, dan Mandiri”


  1. 1 jendelaopini Oktober 9, 2014 pukul 4:09 pm

    Sekarang UU Pilkada sudah disahkan oleh DPR RI Pemilu kepala daerah kembali ke DPRD, tinggal pemilu presiden yang dipilih lansung secara lansung.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 699,891 hits
Oktober 2006
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: