SEBUAH atraksi liar menyusup ke acara resmi di hadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menghadiri peringatan ke-14 Hari Keluarga Nasional di Lapangan Merdeka, Ambon, kemarin. Sebanyak 25 pemuda Maluku membawakan tarian perang Cakalele dengan perlengkapan tari berupa golok dan tombak hingga 30 meter lurus di hadapan Presiden. Satu dari penari liar itu mengusung bendera Republik Maluku Selatan (RMS).
Semua itu terjadi dengan mulusnya, dengan lancarnya. Tak ada seorang pun yang mengantisipasinya. Oleh karena itu, peristiwa itu semestinya sangat mengejutkan petinggi Republik Indonesia yang berada di atas panggung mendampingi Presiden.
Peristiwa itu jelas menunjukkan betapa rapuhnya pengamanan Presiden. Kejadian itu juga memperlihatkan bahwa aparat keamanan telah kecolongan dengan cara yang paling gamblang penyamarannya, yaitu menyusup ke dalam acara resmi. Padahal, pergelaran tarian perang Cakalele itu tidak ada dalam daftar acara.
Tarian hanyalah sebuah simbol, hanyalah sebuah bentuk ekspresi. Yang perlu diwaspadai adalah pesan atau substansi yang hendak disampaikan yang diperkuat oleh fakta ada penari yang membawa bendera RMS. Sebuah message yang dapat dibaca sangat gamblang, yaitu pernyataan perang untuk mendirikan Republik Maluku Selatan.
Itu semua bukti bahwa gerakan separatis, gerakan hendak memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) belum seluruhnya tumpas, apalagi habis hingga ke akar-akarnya. Yang terjadi di Ambon kemarin bahkan dengan terang-terangan diperlihatkan di hadapan Presiden Republik Indonesia.
Adalah fakta bahwa bagi sebagian kalangan, NKRI belum final. Masih saja bersemi kehendak memisahkan diri. Sebuah pilihan yang semestinya tidak boleh diberi ruang, dan oleh karena itu harus dihadapi dengan tegas. Tidak membiarkannya seperti memelihara anak harimau, yang pada gilirannya akan menerkam induknya.
Setiap pemberontakan tentu memiliki alasannya sendiri, yang antara lain berpangkal pada ketidakadilan perlakuan pusat terhadap daerah. Oleh karena itu, menghabisi separatisme semata dengan operasi militer, sudah terbukti tidak menghasilkan penyelesaian yang tuntas. Harus juga ada penyelesaian yang berdimensi sosial-ekonomi-kultural, yang memperbaiki kehidupan lokal. Bahkan, sampai memberikan ruang bagi tumbuhnya politik lokal sebagaimana terjadi di Aceh. Harus ada perbaikan kehidupan di tingkat lokal sehingga mampu mengobati perlakukan pusat yang tidak adil di masa silam.
Langkah lain ialah mestinya otonomi daerah mampu menjawab masalah-masalah daerah dengan mengedepankan kearifan lokal dan sekaligus dapat memadamkan nafsu sentrifugal. Dalam perspektif ini, mestinya anggota Dewan Perwakilan Daerah tetap hidup dan mangkal di daerah pemilihannya, sehingga juga menjadi perekat dan dinamisator NKRI di tingkat konstituennya.
Semangat kebangsaan memang bukan perkara yang taken for granted, dan NKRI bukan pula sesuatu yang jatuh dari langit dan terbentuk dengan sendirinya. Bahkan, tantangan yang dihadapi semakin besar, karena berbagai paradoks menyertai perjalanan bangsa, seperti semakin hebat otonomi justru semakin potensial remuk redam sebagai bangsa. Dalam keprihatinan itulah tari Cakalele liar di hadapan Presiden harus lebih dalam dibaca dan diwaspadai.
Media Indonesia, Sabtu, 30 Juni 2007



RMS=republik menjunjung setan, he he he, orang tua saya dulu turut membasmi RMS dengan mr somoukilnya, sehingga pasukan rms habis terkencing-kencing, dan sebagian lari ke induk semangnya yaitu si setan penjajah belanda. sekarang rms mau coba bangkit, jangan kasih kesempatan lagi. Ganyang lagi saja, NKRI adalah sudah final, habisi antek-antek penjajah yang mau menghancurkan NKRI jangan dikasih hati, ini hanya sebagian kecil saja dari rakyat maluku, dan mereka inilah kaki tangan negara asing yang masih ingin mengobok-obok negara kita. jangan takut…tegakkan martabat bangsa, habisi para agen-agen imperialis…..sikat bule2 item kriting itu sampai terkencing-kencing lagi.
Kemerdekan adalah harga mati bagi RMS, biar berkalang tanah tak sudi dalam NKRI. Aceh saja gak sudih dalam kekuasaan NKRI karena NKRI itu untuk keuntungan penjajahaan terselubung RI Jawa mas…
Kita RMS masih tetap berjuang seperti Papua dan Aceh karena kami gak sudih kekayaan ACEH, Papua dan maluku tetap dirampok untuk kepentingan NKRI Jawa…ini kenyataan mas…karena mereka ini adalah bangsa penjarahan dan memang ketrurunan maling karena dilahirkan untuk menjadi maling kekayaan sumber alam Aceh, Papua dan Maluku.
Perjuang RMS bukan dengan senjata tetapi dengan memakai jalur diplomasi kedunia luar,…dua kali negar RI kebakaran jenggot oleh
perjuangan RMS :
1. Lolosnya DR.Alex Manuputty dari segala pintu Imigrasi Indonesia
karena kita tahu mempergunahan kelemahan bangsa tempe ini dimana
akhirnya Dr. Alex manuputty lolos ke Amerika demikian pun dengan
Simon Sinay yang memimpin acara cakaleleh dilapangan merdeka dan
membentangkan bendera RMS dihadapan presiden SBY dan menterinya
jika saat itu mereka menompak presiden SBY tentu dengan mudah.
2. Mereka lolos masuk lapangan merdeka 10 meter dihadapan SBY bendera
RMS diperlihatkan itu berarti melecehkan bangsa RI adalah bangsa
tempe penjajahan terselubung. Mengapa mereka bisa lolos…?
Bangsa ini kita sudah mengenal segala kelemahannya disegalah
bidang : ada wang urusan beres mas….inilah bangsaku.
REPUBLIK INDONESIA SEJAHTERA (RIS)
REPUBLIK IBLIS (RI)
itu kenyataan dulu indonesia masih baik waktu masih federal
tetapi waktu ganti dengan ri akan jadi negara ditindas.
Mau ngomong apa aja, tetep aja kita makan dan minum dari hasil bumi Indonesia. NKRI harga MATI!!!
Asalam alekum,
Republik Indonesia Sejahterah (RIS) duluh
tapi skarang menjadi Republik Iblis (RI)
Indonesia keluar dari Pulau 1000 Maluku.
Sama usir Mujahidin sama Jihad.
Iya NKRI harga mati pasti karena itu orang
lain (Papua,Maluku,Aceh) mau lepas NKRI.
saya orang beragama islam
tapi politik dan permerintah Indonesia tak Demokrasi tapi Demonazi.
Banyak yang tertipu oleh manupulasi sejarah dari bangsa penjajah RI jawa ini,kalau mereka katakan NKRI harga mati berarti mereka buta sejarah karena otaknya sudah dicuci oleh RI Jawa sperti kerbau ditusuk hidungnya DITARIK KESANA YA MAS, DITARIK KEKIRI YA MAS KARENA DALAM PEMBODOHAN OLEH RI JAWA tidak mengenal sejarah pencaplokan Soekarno terhadap Aceh, Papua dan Maluku. Kita lihat pejuang Aceh merdeka merekah saja gak sudi dikatakan NKRI sedangkan sama-sama muslim. Negara separatis itu adalah RI Jawa yang mencaplok daerah Aceh,Papua dan Maluku dan merampok sumber kekayaan daerah. Sebab bangsa RI Jawa ini suka membuat fitnah kita lihat apa yang terjadi sekarang SBY dan mantan DPR Zaenal yang telah membuat fitnah terhadap SBY gara-gara tergeser hilang kedudukan Zaenal mulai melakukan fitnah terhadap presiden SBY ini tepy elite RI Jawa dengan sifat karekternya demeikian dengan mantan Soeharto karena ingin kedudukan kekuasaan mulai lakukan fitnah dan pembunuhan sejarah kudeta Dewan jenderal buatan Soeharto inilah cara-cara yang licik dalam penipuan bangsa RI Jawa jadi kita harus banyak belajar tentang latar belakang penjajah RI jawa ini.
Kalau dalam kekuasaan NKRI berarti tetap dalam kemiskinan,
menderita dan tetap menderita dalam lingkaran setan NKRI bisa-bisa terbunuh dalam satu tujuan busuk seperti apa yang dilakukan oleh mantan Soeharto untuk tetap menguras sumber alam anak-anak daerah terbukti kita dapat melihat Aceh dalam memperjuangkan hak kekayaannya yang disabot oleh perampok NKRI yang berkedukan di RI Jakarta. Kalau sampai mereka teriak minta terlepas dari NKRI, berarti hidup mereka dijerat dengan kekuasa yang rakus, kalau kita berbicara mengenai hak-hak anak-anak daerah meraka terus katakan separtis mekar ingin merdeka, lalu intel segera dimasukan kedaerah dengan politik adu dombah. Tetapi kalu TNI dikirim ke Aceh, Papua dan Maluku lalu melakukan penjarahan dan perkosaan dan pembunuhan mereka semua diam tertidur pura-pura gak gak tahu nah elite RI penjajahan terselubung Jawa dengan segala permainan politik busuk kameber murahan dan selalu melakukan pembodohan terhadap sesama anak bangsa. 61 tahun dalam alam kemerdekaan NKRI apa hasilnya kita dapat dalam lingkaran setan NKRI INI..?
Hanya penderitan diatas penderitaan pembodohan selalu dimainkan dipraktekan oleh pemimpin NKRI wong Jawa, kalau anak daerah teriak menuntut hak mereka paling-paling RI Jawa kirim meliter untuk membantai rakyat disana.
Jadi permainan busuk NKRI Jawa dimana-mana selalu menjadi agenda “DAERAH MULAI TERIAK MERDEKA” WONG DAERAH KEKAYAAN KITA DIKURANG TERUS-TERUSAN OLEH PERAMPOK DARI RI JAWA.
Apakah kita tetap mau bediam diri melihat ketidak adilan ini, dan penjarahan ini, semuat saja kalu diincak tentu dia akan melawan, apalagi kita manusia yang diperlakukan tidak adil dalam negara NKRI alias negara kriminal buatan Soekarno CS.
Sekali lagi saya katakan, kita harus berhati-hati tentang penipuan orang-orang Jakarta (Alias Jawa).
Contoh Daerah Acheh, Papua, dan Maluku sangat kaya dengan sumber kekayaan alamnya, tetapi rakyat disana tetap miskin.
Kita perhatikan di Jawa ada apa..?daerah miskin, tetapi
Jakarta tetap kaya…karena: hasil penipuan elite wong Jowo terhadap dserah jajahannya, Freeport dijual ke USA keuntungannya untuk Jakarta Jawa, bukannya anak daerah gak mampu mengeloh kekayaan daerah…, tetapi tidak diberikan kesempatan dan kesempatan tidak mungkin dikuasai oleh anak daerah.
Harus tetap berada dalam kekuasaan elite Wong Jowo…inilah yang dinamakan “PENJAJAHAN TERSELUNBUNG JAWA JAKARTA” TERHADAP KEKAYAAN ACHEH, PAPUA, KALIMANTAN DAN MALUKU.
DAN bagaimanapun kepintaran anak daerah untuk membangun daerahnya…pasti mereka akan dirajuni dibunuh seperti Munir
diracuni oleh elite wong Jowo. Ini budaya elite Jakarta Jawa
dalam budaya mempertahankan kekuasaan dengan mengisap darah rakyat. Seperti haji Muhammad Soeharto 32 tahun dalam keuasaannya bersama GOLKAR, mereka tidak segan-segan membunuh bangsanya dan memang harus dikorban rakyat Jawa ini demi: “KEKUASAAN DAN HARTA” demi terjamin kehidupan keturunannya. Ini telah menjadi budaya bangsa Wong Jowo seperti cerita wayang Parayayuda ini keturunan wong Jowo
mereka harus hidup dari hasil dara rakyatnya untuk kehidupan
terjamin anak cucunya sampai dunia kiamatpun mereka tetap
hidup dalam penipuan terhadap.
Sekali saya berani katakan berhati-hati dengan elite wong wong Jowo, mereka tidak segan-segan menikam dari belakang demi sesuap nasi untuk satu tujuan…ini karekter wong Jowo.
Banyak kenyataan disekeling kita tentang karekter wong Jowo
kita tidak akan lari dari kenyataan ‘SIAPA MEREKA ITU…YANG MEMBUAT BANGSA INDONESIA SAMPAI SAAT INI DALAM PENDERITAN, KEMISKINAN, PEMBODOHAN DAN ADUDOMBA DUSTA BERANAK DUSTA SELALU DALAM PERMAINAN WONG JOWO.
Wassalam
saluut Mr Nunusaku
sayange kita orang tidak solid solid,
bagaimana cara merdeka???
Para pembeli buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Kepada Yth :
Bapak Dedi S.Panigoro/ Holding PT MEDCO GROUP,Eksplorasi Minyak dan Metanol
Jl Ampera Raya no.20, Gedung MEDCO
Jakarta Selatan
Jumlah pemebelian : 50 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Kepada Yth :
Bapak. Cardiyan HIS
President & CEO SWI Group
Jl. Balai Pustaka Timur no. 13,
Rawamangun, Jakarta Timur
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Kepada Yth :
Bpk Syarif Ubaidillah/Oebay/wartawamn Media Indonesia
Jl Dewi Sartika no.18 Rt 01/RW 02,Gang Masjid Al Himmah
,Cipayung,Ciputat,Tangerang
Jumlah pemebelian : 20 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Kepada Yth :
Bpk Anwar/PT. Indoglobal International(penjual alat security dan alat2 spionase intelijen )
Komplek Taman Kebon Jeruk
Blok AA IV No. 35
Jakarta 11650
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Kepada Yth :
Bpk Bpk Rizqi Andre/Dosen Tatanegara UPN Surabaya
jalan penataran no.17 pacarkeling-surabaya-jawa timur.no.HP: +62081-793-300-09
Jumlah pemebelian : 5 buku SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Promosi Buku :SATRIO PANINGIT, BENCANA NUSANTARA, MANUNGGALINGKAWULOGUSTI dalam UNIVERSALITAS KEAGAMAAN
Kover Kover Belakang dan Depan Buku Pewayangan Kresna, Gatotkaca dan Kayon
Tebal Buku: 110 halaman, Ukuran Buku : 15cm X 21 cm, Harga Buku : Rp 15.000,—
Ringkasan Buku : Buku yang ada di hadapan Anda adalah sebuah Mozaik pertemuan tradisi – tradisi besar yang berkembang di Nusantara dan Dunia sebagai bentuk perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk ) serta kumpulan wisik ghoib yang diterima oleh sahabat-sahabat kita yang menekuni tasawuf tetapi dalam pencarianNya terhadap Tuhan yang transenden, mereka tetap concern dengan kondisi Sosial yang berkembang di Nusantara Indonesia. Dalam berbagai Kitab Suci disebutkan akan adanya suatu era Kemakmuran dan Keadilan yang datang menjelang akhir zaman, tanpa menyebut determinisme waktu hal itu akan terjadi. Tetapi cukup untuk memperingatkan kita bahwa ketika menghadapi kondisi sosial yang carut marut, semua insan mengharapkan adanya perubahan kondisi yang lebih baik dari saat ini. Sementara sumber daya Indonesia dijadikan ajang perebutan negara-negara lain, dan kita dibiarkan menjadi konsumen tanpa memiliki kemampuan mengolah dan mendapatkan nilai tambah. Buku ini akan memberi panduan dan jalan yang akan ditempuh untuk menggapai kondisi yang diinginkan tanpa mengesampingkan keberadaan elemen kebangsaan yang lain. Tetapi mengajak kita larut dalam dunia introspeksi dan kontemplasi untuk menjadi sumber inspirator bagi masyarakat Indonesia yang mampu membawa Indonesia menuju Mercu Suar Dunia. Sehingga meningkatkan rasa percaya diri dan nasionalisme kebangsaan di tengah pergolakan era globlalisasi yang di dominasi oleh materialisme dan kapitalisme global. Semoga dengan selesai ditulisnya buku ini per 3 Maret 2008, Buku ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh kalangan untuk menggugah semangat keadilan, kebangsaan dan mendapatkan pencerahan yang sejati. Juga diambil hikmahnya untuk membangkitkan semangat spiritual di setiap agama dan meningkatkan sumber daya manusia untuk mencapai Indonesia mercu suar dunia. Buku ini berisi wisik ghoib yang diterima oleh Winasis mengenai Satrio Paningit dan kondisi Nusantara saat ini serta penjelasannya, juga berisi anjuran sikap yang mesti dilakukan oleh setiap orang di saat Nusantara ditimpa bencana bertubi-tubi. Munculnya bencana di nusantara dan masalah-masalah Kebangsaan yang tak dapat teratasi merupakan tanda-tanda munculnya Satrio Paningi. Kajian Ilmiah dan Rasional Tentang Hadits Kemunculan Imam Mahdi (simbol Negara Timur) dan Isa (simbol Negara Barat ) Siapapun Orangnya yang mempelajari Hadits munculnya imam Mahdi akan berkesimpulan datangnya ditandai dengan perang Internasional- terjadi Krisis BBM atau rebutan ladang Minyak- kasus Iraq, Afganistan, Iran dan ketika tiap orang yang di timur dapat berhubungan dan melihat apa yang terjadi di barat dengan sekejap mata- munculnya teknologi telekomunikasi 3G yaitu Wideband-CDMA-komunikasi suara dan tampilan layar sekaligus. Dalam kitabnya Joyoboyo disebut: Satrio Paningit bakal jumedul ana antarane mandura wetan (pulau Madura) lan manduro kulon ( desa Matokan, Kabuh, Jombang) , merupakan wilayah Jawa Timur. Tasawuf ideal adalah tasawuf berdasarkan universalitas keagamaan yaitu berdasarkan ajaran para nabi yaitu 124.000 nabi yang tersebar di berbagai suku bangsa di dunia denan inti akhlakul karimah, membela yang tertindas dan menegakkan prinip keadilan. Perwujudan dari Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (berbeda –beda tetapi satu, tidak ada kebenaran yang mendua sebab Tuhan adalah Tunggal dan Transenden, tetapi termanifestasi ke berbagai bentuk. Dalam kitab Sutasoma karangan mpu Tantular.
Daftar isi :Bab 1: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 2,Bab 2: Nusantara Menuntut Keadilan – jilid 1, Bab 3: Bumi Nusantara Menanti Bocah Angon,Bab 4: GORO-GORO INDONESIA.,Bab 5: Sumatera, Raja Jayanegara dan Diplomat Adityawarman, Bab 6: Tahun 2012 Bumi akan dihancurkan kembali, Bab 7: Pandangan Perspektif Geopolitik: Nusantara dan Majapahit, Bab 8: Siapakah Imam Muhammad bin Hasan Al Askari, Bab 9: Satrio Paningit : Antara Bima, Semar dan Saudara Kembar Baladewa dan Kresna, Jawa Timur: Mandura Wetan dan Manduro Kulon, Bab 10: Kajian Tafsir Huruf Muqota’ah dan Mulla Shadra : Pandangan Siti Jenar dan Husain ibnu Mansur al-Hallaj dalam Manunggaling Kawulo Gusti, Bab 11 Sholat dan Manunggaling Kawulo lan Gusti MaknaTerdalam Huruf Ba – Saripati Fateha, Bab 12: Islam , Pewayangan Jawa dan Langit Lima sebagai Cerminan Kondisi Nusantara, Bab 13 : Makna Pluralisme Dibalik Surat al Waqiah dan Surat Yasin, Bab 14 : Tokoh Sufi dalam Universalitas Keagamaan Bab 15: Musik Dalam Islam ,Yunani dan Hindhu, Bab 16: Ajaran Nabi Muhammad tentang mencapai Kun/ Ismul Adzhom/ Dhunatamak/ Nama Tak Tertulis Tuhan/ Irama Ilahi, Bab 17: Tasbih Para Malaikat Langit dan Semar Punokawan, Bab 18: Dialog antara Semar dan Rsi Drona, Bab 19 Rokaat Terakhir : Kunci akhir Al Waqi’ah/ Goro-Goro , Puisi Para Pencinta, Kajian Kebangsaan dari Poros Poros Langit dan Intelektual, Sarasehan Budaya Kembali ke Jati Diri Bangsa: Belajar dari Dinasti Majapahit.,Tentang Gajah Mada dan Desa Matokan, Kabuh, Jombang . Lintang Kemukus telah muncul makanya sholat dan Doa Pejuang Keadilan dan Kejayaan dilakukan untuk antisipasi saat ini dan menjelang 2012, sekilas tentang Syek Subaqir atau Muhammad al Baqir, Wirid Harian untuk Hajat dan Rizqi dari Syekh Subaqir.
Referensi Pustaka :
1. Insan Kamil, Syeikh Abdul Karim al Jaili, Pustaka Hikmah Perdana, 2005
2. Bhagavad Gita as It Is, Sri Srimad A.C Bahktivedanta Swami Prabhupada, Hanuman Sakti, 2000
3. Tafsir Nurul Quran, Allamah Kamal Faqih, Al Huda, 2006
4. Hakekat Sholat, Imam Khomeini, Misbah, 2000
5. Makrifat Ibadah,Sayid Haydar Amuli,Serambi, 2008
6. Ensiklopedi Wayang Purwa, Drs Suwandono, Ditjen Kebudayaan Departemen P & K,
7. Ensiklopedi Tematis Spiritualitas Islam, Prof. Seyyed Hossein Nasr, Mizan, 2003
8. Suluh Sant Mat, Maharaj Charan Singh,Yayasan Radha Soami Indonesia, 1996
9. Tafsir Surat Yasin, Prof .Mohsin Qiraati, Cahaya, 2006
10. Biografi Politik Ali Syari’ati, Prof.Ali Rahnema, Erlangga, 2000
11. Ajaran dan Kehidupan Spiritual Ibnu ’Arabi, Stephen Hirtenstein, Murai Kencana, 2001
12. Citra Bima, Drs. Woro Aryandini, Universitas Indonesia, 2000
13. Kitab Negara Kertagama, Dr Bambang Pramudito, Gelombang Pasang, 2006
14. Imam Mahdi, Proses Gerakan hingga Era Kebangkitan, Prof Ali al Kurani, Misbah, 2004
15. website ,Sejarah Jambi
16. Tafsir Sejarah Nagara Kretagama, Prof.Dr.Slamet Muljana, LKIS, 2006
17. Acara lokakarya Shalat sebagai Mi’rajnya Orang-orang Beriman, 6 Oktober 2004, di Jakarta Islamic Center
18. Husain bin Manshur al Hallaj, Prof. Louis Massignon, 2000, Serambi
19. Manifestasi Ilahi, Mulla Shadra, Pustaka Hidayah, 2004
20. Wisik-wisik Ghoib dari winasis Poros Langit dan Intelektual Independen yaitu kyai Turmudzi dkk
21. Kitab Bait Joyoboyo, Raja Kediri,
22. 14 Manusia Suci, Fatih Guven, 1996
23. Majalah Cempala,Semar,1994
24. Serat Siti Jenar, Tan Khoen Swie, Kediri,1922
25. Website,Naqshabandi Haqqani, United state of America
26. website, Atlantic Geology of Prof.Aryo Santos
Untuk pembaca yang berminat mengikuti perkembangan Poros Langit dan Intelektual Independen atau memberikan saran pendapat dan komunikasi di dunia maya/ pemesan buku ini. Bisa menuliskan pendapatnya di website blog di internet dengan alamat dibawah ini:
http:/poroslangit.blogdrive.com/archive/1.html
Distributor Tunggal Buku :
Info Pembelian Buku dapat dibeli di:
Bustanus/Mimi Oktiva di Warnet Nusantara-Jayanegara, Jl. Jayanegara 11/17 Jombang-JawaTimur,
Telp 0321 862137 atau sms/telpon di HP: 0818 08052575
http:/poroslangit.blogdrive.com/archive/1.html
mr nunusakau…….
Gue orang minang..walau banyak pahlawan2 dari minang..mereka nggak pernah mitak imbalan..yang penting sekarang …adalah bagaimana kita mempertahankan kesatuan indonesia supaya tidak masuk faham2 luar untuk memecah kita.karena apa???kalau kita hanya berpecah belah seperti dulunya..adalah hal kecil untuk menjajah kita dengan memasukan faham2 luar untuk kita seperti faham yang anda sebarkan..sorry aja gue masich dendam ama tuch belandaa…kalau gue dapat cara untuk menjajah balik belanda dalam 350 tahun minimal akan gue lakukan.dengan bersatunya kita minimal orang luar ngeri juga untuk kembali menjajah kita.dengan tentar kita yang lumayan banyak lach daripada nggak sama sekali.loe mau kita maju bersama atau negri loe sendiri….silahkan cari cara yang positif asal tak memecah kita semua..kalaupun loe memecah loe sendiri yang akan kewalahan walau gue sedikit curiga kalau loe tuch bisa aja anteknya luar ,,bisa jadi kan???loe nggak liat apa…Timor laste sebentar lagi akan dijadikan landasan perang ama orang luar untuk membom nuklir semua daerah indonesia atau sebagai landasan pacu pesawat2 tempur untuk menembaki kita semua..loe mau jadikan maluku jadi landasan tempur juga ya??? atau pelabuhan angkatan laut untuk orang luar ya???
Soory aja gue kritis ama loe..karena loe di berbagai blog selalu bertujuan memecah..lagian yang gue perbincangkan juga hal yang logika..apa salah???
gitu aja dech…jangan terima lagi uang(sogokan)dari luar ya???
MR.NUNUSAKU
Juli 4, 2007 pukul 10:21 pm
Kemerdekan adalah harga mati bagi RMS, biar berkalang tanah tak sudi dalam NKRI. Aceh saja gak sudih dalam kekuasaan NKRI karena NKRI itu untuk keuntungan penjajahaan terselubung RI Jawa mas…
Kita RMS masih tetap berjuang seperti Papua dan Aceh karena kami gak sudih kekayaan ACEH, Papua dan maluku tetap dirampok untuk kepentingan NKRI Jawa…ini kenyataan mas…karena mereka ini adalah bangsa penjarahan dan memang ketrurunan maling karena dilahirkan untuk menjadi maling kekayaan sumber alam Aceh, Papua dan Maluku.
Perjuang RMS bukan dengan senjata tetapi dengan memakai jalur diplomasi kedunia luar,…dua kali negar RI kebakaran jenggot oleh
perjuangan RMS :
1. Lolosnya DR.Alex Manuputty dari segala pintu Imigrasi Indonesia
karena kita tahu mempergunahan kelemahan bangsa tempe ini dimana
akhirnya Dr. Alex manuputty lolos ke Amerika demikian pun dengan
Simon Sinay yang memimpin acara cakaleleh dilapangan merdeka dan
membentangkan bendera RMS dihadapan presiden SBY dan menterinya
jika saat itu mereka menompak presiden SBY tentu dengan mudah.
2. Mereka lolos masuk lapangan merdeka 10 meter dihadapan SBY bendera
RMS diperlihatkan itu berarti melecehkan bangsa RI adalah bangsa
tempe penjajahan terselubung. Mengapa mereka bisa lolos…?
Bangsa ini kita sudah mengenal segala kelemahannya disegalah
bidang : ada wang urusan beres mas….inilah bangsaku.
KOMENTAR
INGAT BUNG MR.NUNUSAKU ANDA INI SEKARANG TINGGAL DAN HIDUP DI NEGARA INDONESIA, BUKAN DI NEGARA RMS, JADI SEHARUSNYA ANDA MENTAATI PERATURAN PEMERINTAH, DISURUH BUBAR YA BUBAR, BUKAN NEGARA YANG HARUS MENURUTI PERATURAN RMS.
JIKA ANDA BERLAKU DEMIKIAN, SEBAIKNYA ANDA BIKIN NEGARA SENDIRI DI LUAR ANGKASA SANA, KALAU PERLU PERLU SILAHKAN ANDA BIKIN NEGARA SENDIRI DI NERAKA SANA. TOH TIDAK ADA YG KEBERATAN.
@MR.NUNUSAKU
Anda bilang NKRI adalah bangsa Tempe, silahkan saja saya tidak menyalahkan. Anda mau mendirikan negara baru di Maluku, silahkan saja, bangun se megah2nya, se-maju2nya.
Kalau negara anda itu sudah berdiri, keyakinan saya adalah negara anda akan mengemis2 ke negara yang anda anggap “tempe”. Anda(RMS) akan ganti dijajah oleh negara2 yang saat ini anda anggap sekutu. Karena dimata mereka RMS adalah “alat keruk” / “pisau cukur” yang akan dibuang ke tempat sampah kalau sudah tumpul, sudah tidak ada gunanya lagi.
Apa Anda sudah lihat sendiri yang terjadi di timor leste saat ini, yang dulunya ngotot untuk medeka dari NKRI???? saya melihat , mengalami sendiri apa yang terjadi disana —-”kacau”—- negara baru yang ibaratnya sebuah tumpeng yang diperebutkan antar penduduk pribumi vs pribumi vs australia vs portugal vs laen2… . Sampai2 pemimpin mereka sendiri (Xanana) meminta belas kasih, mengemis kepada indonesia supaya pintu perbatasan bisa dibuka, supaya ekonomi, supaya rakyatnya bisa hidup bisa makan!!!! negara macam apa itu?????
Xanana sadar betul bahwa “makanan kaleng” sekutunya tidak mencukupi perut semua rakyatnya!!! rakyatnya bisa hidup karena “belas kasihan” NKRI!!
Mana sekutu!, mana portugal! mana australia!……….niat mereka cuman mengeruk(kalau ada) kekayaan alam, membangun pangkalan militer, orang2 & pemerintah timor leste tak ubahnya “mainan baru” bagi mereka!! Coba nkri menutup perbatasan, menyatakan timor leste daerah terlarang bagi nkri…..alhasil MATI SUDAH!! negara timor leste
Saya yakin dalam benak xanana, dia pun menyesali keputusan besarnya yang ternyata “SALAH”.
Satu lagi tentang papua yang rakyatnya tidak menikmati apa-apa.
Lihatlah pejabat2, pemimpin2 papua yang notabene orang “pribumi”. Mereka adalah jutawan2/miliader baru bung!! Uang negara yang dialokasikan untuk rakyat papua nyangkut di “PERUT MEREKA SEMUAAA”. rakyat papua tidak menikmati “remah-remahnya” pun!! mereka terlalu mudah untuk di “kibuli” pemimpin mereka sendiri!!! bagaimana kalau misal mereka “MERDEKA”????? Lha wong ga merdeka aja udah dijajah asing, dijajah pemimpin2 mereka sendiri!!! Yang saya khawatirkan, kalau papua merdeka dengan sumber daya manusia yang mayoritas masih “bodoh” (saya mengatakan mayoritas!!, tidak semua), PUNAH!! saudara2 kita orang papua dijajah bangsa lain!!!!!! anda mau terjadi itu pada anda??
Tentang “jawa” yang sering mengeruk kekayaan alam daerah lain…memang ada benarnya juga, tapi itu bisa diselesaikan dengan merubah/me-redesign kebijakan orang2 “di-atas”, ayng selama ini memang banyak dikuasai manusia2 bejat dengan KKN nya. Tapi saya positif hal ini akan berangsur2 membaik dengan adanya “detektif koruptor independen” di nkri.
buat orang2 RMS….SADARLAH bung sebelum terlambat, anda cuman alat / mainan baru negara2 yang anda anggap sahabat. Inget mereka tidak mau seterusnya membagi “MAKANAN KALENG” mereka. karena rakyat mereka juga butuh makan!!..Anda cuman menjadi biji yang mereka sirami dengan “Makanan Kaleng” sampai suburrr dan ketika sudah panen akan mereka bawa untuk rakyat mereka sendiri!!!! dan anda(RMS) …. akan ditinggalkan ketika sudah “mandul” atau memberikan hasil buat mereka!!!
…dan…..Anda yakinnn…masih RMS??? setelah itu.