<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Komentar untuk Editorial Media Massa Indonesia</title>
	<atom:link href="http://opini.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://opini.wordpress.com</link>
	<description>Apa Kata Media Tentang Fakta</description>
	<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 23:41:29 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
		<item>
		<title>Komentar di Kelangkaan Minyak Tanah Bisakah Dijelaskan? oleh aris</title>
		<link>http://opini.wordpress.com/2006/11/30/kelangkaan-minyak-tanah-bisakah-dijelaskan/#comment-1036</link>
		<dc:creator>aris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 06:16:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://opini.wordpress.com/2006/11/30/kelangkaan-minyak-tanah-bisakah-dijelaskan/#comment-1036</guid>
		<description>banyak org sdh jenuh dg yang namanya bisnis jaringan ,namun pada saat ini telah hadir sebuah bisnis jaringan generasi ke tiga dlm bisnis jaringan ,selama inipemain bisnis jaringan selalu kehabisan napas sebelum mendapatkan penghasilan yang di inginkan krn tingginya biaya operasional tdk sesuai dg pendapatan/yang disebut dg bisnis MLM MURNI tapi ada juga yg dpt penghasilan besar sesuai dg biaya operasional (perusahaannya tdk bertahan lama)yang disebut dg bisnis MLM BINARY ,sekarang telah hadir sebuah bisnis MLM yang menggabungkan kedua sistem MLM tsb dimana produknya sangat dibutuhkan n sesai dg kebutuhan masyarakat umum n didukung oleh PEMERINTAH yaitu PENGHEMAT BAHAN BAKAR MINYAK (bensin, solar,minyak tanah) dg penghasilan yg ditawarkan Rp.500.000/hari, RP.510 juat/bln utk inpormasi
hub;085222735896
atau buka wb;
http://unitynetwork-intl.com/default.asp?ref=9534
semoga inpormasi ini bermanpaat untuk anda, keluarga dan masyarakat indonesia pada umumnya.SUKSES SELALU UNTUK ANDA (INGIN BUKTI??? COBALAH BUKA WEBNYA, INGIN KAYA??? COBALAH BERUSAHA)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>banyak org sdh jenuh dg yang namanya bisnis jaringan ,namun pada saat ini telah hadir sebuah bisnis jaringan generasi ke tiga dlm bisnis jaringan ,selama inipemain bisnis jaringan selalu kehabisan napas sebelum mendapatkan penghasilan yang di inginkan krn tingginya biaya operasional tdk sesuai dg pendapatan/yang disebut dg bisnis MLM MURNI tapi ada juga yg dpt penghasilan besar sesuai dg biaya operasional (perusahaannya tdk bertahan lama)yang disebut dg bisnis MLM BINARY ,sekarang telah hadir sebuah bisnis MLM yang menggabungkan kedua sistem MLM tsb dimana produknya sangat dibutuhkan n sesai dg kebutuhan masyarakat umum n didukung oleh PEMERINTAH yaitu PENGHEMAT BAHAN BAKAR MINYAK (bensin, solar,minyak tanah) dg penghasilan yg ditawarkan Rp.500.000/hari, RP.510 juat/bln utk inpormasi<br />
hub;085222735896<br />
atau buka wb;<br />
<a href="http://unitynetwork-intl.com/default.asp?ref=9534" rel="nofollow">http://unitynetwork-intl.com/default.asp?ref=9534</a><br />
semoga inpormasi ini bermanpaat untuk anda, keluarga dan masyarakat indonesia pada umumnya.SUKSES SELALU UNTUK ANDA (INGIN BUKTI??? COBALAH BUKA WEBNYA, INGIN KAYA??? COBALAH BERUSAHA)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Privatisasi Pendidikan oleh Yayat Mulyatna</title>
		<link>http://opini.wordpress.com/2007/09/01/privatisasi-pendidikan/#comment-1035</link>
		<dc:creator>Yayat Mulyatna</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 02:13:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://opini.wordpress.com/2007/09/01/privatisasi-pendidikan/#comment-1035</guid>
		<description>Saya baru masukkan anak ke SMPN 2 Ciasuk Kab Tangerang, ada dsp 3.5juta, tapi karena sedang bangun gedung tambah 1 juta lagi. Uang seragam dan buku habis 800an ribu, spp 135 ribu per bulan. Kata komite gak ada dana dari pemda atau pemerintah untuk bangunan maupun operasional, BOS gak jelas katanya cuma 200juta per tahun, yang kalo dihitung2 cuma 26 ribu per anak. 
Karena anak saya termasuk berprestasi, rupanya sekolah punya program kelas unggulan (bilingual), karena itu anak saya ditawari ikut tes lagi, komite presentasikan hal ini, sppnya beda jadi 260 ribu. Karena banyak pertimbangan potensi dan prestasi anak selama ini dan toh cuma spp yang nambah (meski berat apaboleh buat demi anak, anak saya juga mau ikut), akhirnya saya ikutkan juga anak saya tes, dan lolos. Setelah pengumuman, ortu dikumpulkan, katanya sosialisasi program, ternyata mereka minta duit lagi 2 juta (akhirnya setelah debat abis turun 1.85juta), dan spp yang tadinya 260ribu dinaikkan jadi 280ribu. Katanya kelas unggulan ini program diknas, beberapa sekolah di 'paksa' untuk bikin kelas unggulan ini, tapi anehnya seluruh biaya ditanggung siswa. Biaya tambahan 2juta tsb untuk beli AC, infokus, laptop, meja-kursi, bayar pengajar, dll. Komite gak peduli dan gak tanya apakah kami mampu bayar, pokoknya harus bayar. Katanya standar kelas diknas untuk kelas unggulan harus gitu. Yang anehnya, kenapa setelah tes baru dikasih tahu biaya tambahan tsb, padahal waktu pertemuan dengan komite setelah anak saya dinyatakan diterima di sekolah tsb, jelas2 ditulis di bahan yang dipresentasikan komite, dsp + uang bangunan 4,5 juta, spp kelas reguler 135 ribu, kelas bilingual 260 ribu, jadi gak ada gambaran samasekali kalo kelas bilingual dsp beda. Komite berkelit dengan bilang tidak diinfokan kerna minggu sebelumnya belum siap. Aneh, ini bukan program dadakan yang baru terpikir dalam semalam, dan ternyata sudah ada kelas yang sama tahun sebelumnya dengan fasilitas gak selengkap dan gak semahal ini. 
Tampaknya komite sekolah sengaja men set-up begini, karena kalo diinfokan sejak awal kemungkinan banyak yang gak mau ikut, sementara sekolah juga gak mau yang ikut bukan anak2 unggulan tapi asal punya duit aja. Membuat kelas unggulan dengan anak2 yang bukan unggulan akan merepotkan mereka sendiri, karena itu para ortu sengaja dibohongi dengan info yang gak lengkap dan tampak sengaja disembunyikan, supaya bisa menjaring semua anak yang dianggap potensial untuk ikut tes. Sekarang jadi dilematis, setelah anak lolos, secara psikologis gak mungkin anak ditarik lagi hanya karena gak mampu bayar tambahan 2 juta. Kasihan anaknya, akan merasa tertekan, tapi sekarang  ortu yang tertekan harus cari tambahan 2 juta lagi. Saya pikir komite sekolah jahat sekali sengaja menjebak ortu, banyak yang mengeluh tapi gak mampu berbuat apa2, lagi2 takut anak yang jadi korban digencet di sekolah karena menarik diri dari kelas unggulan tsb, atau si anak yang merasa gak difasilitasi sudah berusaha untuk meraih prestasi tapi terpaksa masuk kelas reguler lagi akibat gak punya duit. 
Saya gak tahu apa trik ini juga terjadi di sekolah lain di seluruh negeri ini. Sudah mahal, licik lagi. Entah apa guna komite sekolah ini, dan apa guna adanya Diknas kalo semua biaya termasuk bangunan dan peralatan sekolah harus dibeli ortu siswa. 
Mana janji anggaran pendidikan 20% itu. Mohon pemkab tangerang dan diknas tertibkan sekolah yang sewenang2 ini, kalo perlu kpk turunkan untuk investigasi sekolah2 jahat dan diknas yang entah diapakan dana pendidikan oleh mereka. Mereka gak mikir, anak2 yang berprestasi aja dibeginikan, bagaimana nasib anak2 yang biasa2 saja, mau dibuang kemana mereka ini. Kalo memang gak mampu bikin kelas unggulan ya gak usah maksa, apalagi pake bohongi orangtua siswa, komite juga harus tahu gak semua orang kaya sanggup bayar berapapun. Ini juga bentuk penerapan privatisasi pendidikan, meski secara resmi sekolah negeri tapi pada kenyataan seperti swasta saja, semua biaya ditanggung masyarakat. Entah apa yang hebatnya privatisasi ini, tapi yang jelas gak semua orang kaya mampu bayar mahal, lalu apa hidup kita harus kembang kempis terus, harus habis2an untuk sekolah. Apa sih pikiran para 'pemikir' yang gak mau mikir mau jadi apa bangsa kita ke depan tanpa pendidikan?? Selau ada pembenar untuk melegalisasi mahalnya biaya pendidikan, dan selalu dengan kalimat2 klasik : memang untuk sekolah bermutu butuh biaya mahal, di luar negeri juga mahal, tapi gak dilihat luar negeri mana dan berapa penghasilan di sana. Entah apa manfaatkannya privatisasi pendidikan selain menguntungkan segelintir pemilik modal bisnis pendidikan, yang pasti rakyat makin tercekik, ujung2nya frustasi, ya sudah gak usak sekolah. Mungkin ini maunya pemerintah dan para pemilik modal penguasa negeri ini, menjadikan bangsa kita ke depan bangsa terbodoh di dunia, kecuali sekelompok orang kaya raya saja yang mengalami lonjakan kekayaan dan kepintaran.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya baru masukkan anak ke SMPN 2 Ciasuk Kab Tangerang, ada dsp 3.5juta, tapi karena sedang bangun gedung tambah 1 juta lagi. Uang seragam dan buku habis 800an ribu, spp 135 ribu per bulan. Kata komite gak ada dana dari pemda atau pemerintah untuk bangunan maupun operasional, BOS gak jelas katanya cuma 200juta per tahun, yang kalo dihitung2 cuma 26 ribu per anak.<br />
Karena anak saya termasuk berprestasi, rupanya sekolah punya program kelas unggulan (bilingual), karena itu anak saya ditawari ikut tes lagi, komite presentasikan hal ini, sppnya beda jadi 260 ribu. Karena banyak pertimbangan potensi dan prestasi anak selama ini dan toh cuma spp yang nambah (meski berat apaboleh buat demi anak, anak saya juga mau ikut), akhirnya saya ikutkan juga anak saya tes, dan lolos. Setelah pengumuman, ortu dikumpulkan, katanya sosialisasi program, ternyata mereka minta duit lagi 2 juta (akhirnya setelah debat abis turun 1.85juta), dan spp yang tadinya 260ribu dinaikkan jadi 280ribu. Katanya kelas unggulan ini program diknas, beberapa sekolah di &#8216;paksa&#8217; untuk bikin kelas unggulan ini, tapi anehnya seluruh biaya ditanggung siswa. Biaya tambahan 2juta tsb untuk beli AC, infokus, laptop, meja-kursi, bayar pengajar, dll. Komite gak peduli dan gak tanya apakah kami mampu bayar, pokoknya harus bayar. Katanya standar kelas diknas untuk kelas unggulan harus gitu. Yang anehnya, kenapa setelah tes baru dikasih tahu biaya tambahan tsb, padahal waktu pertemuan dengan komite setelah anak saya dinyatakan diterima di sekolah tsb, jelas2 ditulis di bahan yang dipresentasikan komite, dsp + uang bangunan 4,5 juta, spp kelas reguler 135 ribu, kelas bilingual 260 ribu, jadi gak ada gambaran samasekali kalo kelas bilingual dsp beda. Komite berkelit dengan bilang tidak diinfokan kerna minggu sebelumnya belum siap. Aneh, ini bukan program dadakan yang baru terpikir dalam semalam, dan ternyata sudah ada kelas yang sama tahun sebelumnya dengan fasilitas gak selengkap dan gak semahal ini.<br />
Tampaknya komite sekolah sengaja men set-up begini, karena kalo diinfokan sejak awal kemungkinan banyak yang gak mau ikut, sementara sekolah juga gak mau yang ikut bukan anak2 unggulan tapi asal punya duit aja. Membuat kelas unggulan dengan anak2 yang bukan unggulan akan merepotkan mereka sendiri, karena itu para ortu sengaja dibohongi dengan info yang gak lengkap dan tampak sengaja disembunyikan, supaya bisa menjaring semua anak yang dianggap potensial untuk ikut tes. Sekarang jadi dilematis, setelah anak lolos, secara psikologis gak mungkin anak ditarik lagi hanya karena gak mampu bayar tambahan 2 juta. Kasihan anaknya, akan merasa tertekan, tapi sekarang  ortu yang tertekan harus cari tambahan 2 juta lagi. Saya pikir komite sekolah jahat sekali sengaja menjebak ortu, banyak yang mengeluh tapi gak mampu berbuat apa2, lagi2 takut anak yang jadi korban digencet di sekolah karena menarik diri dari kelas unggulan tsb, atau si anak yang merasa gak difasilitasi sudah berusaha untuk meraih prestasi tapi terpaksa masuk kelas reguler lagi akibat gak punya duit.<br />
Saya gak tahu apa trik ini juga terjadi di sekolah lain di seluruh negeri ini. Sudah mahal, licik lagi. Entah apa guna komite sekolah ini, dan apa guna adanya Diknas kalo semua biaya termasuk bangunan dan peralatan sekolah harus dibeli ortu siswa.<br />
Mana janji anggaran pendidikan 20% itu. Mohon pemkab tangerang dan diknas tertibkan sekolah yang sewenang2 ini, kalo perlu kpk turunkan untuk investigasi sekolah2 jahat dan diknas yang entah diapakan dana pendidikan oleh mereka. Mereka gak mikir, anak2 yang berprestasi aja dibeginikan, bagaimana nasib anak2 yang biasa2 saja, mau dibuang kemana mereka ini. Kalo memang gak mampu bikin kelas unggulan ya gak usah maksa, apalagi pake bohongi orangtua siswa, komite juga harus tahu gak semua orang kaya sanggup bayar berapapun. Ini juga bentuk penerapan privatisasi pendidikan, meski secara resmi sekolah negeri tapi pada kenyataan seperti swasta saja, semua biaya ditanggung masyarakat. Entah apa yang hebatnya privatisasi ini, tapi yang jelas gak semua orang kaya mampu bayar mahal, lalu apa hidup kita harus kembang kempis terus, harus habis2an untuk sekolah. Apa sih pikiran para &#8216;pemikir&#8217; yang gak mau mikir mau jadi apa bangsa kita ke depan tanpa pendidikan?? Selau ada pembenar untuk melegalisasi mahalnya biaya pendidikan, dan selalu dengan kalimat2 klasik : memang untuk sekolah bermutu butuh biaya mahal, di luar negeri juga mahal, tapi gak dilihat luar negeri mana dan berapa penghasilan di sana. Entah apa manfaatkannya privatisasi pendidikan selain menguntungkan segelintir pemilik modal bisnis pendidikan, yang pasti rakyat makin tercekik, ujung2nya frustasi, ya sudah gak usak sekolah. Mungkin ini maunya pemerintah dan para pemilik modal penguasa negeri ini, menjadikan bangsa kita ke depan bangsa terbodoh di dunia, kecuali sekelompok orang kaya raya saja yang mengalami lonjakan kekayaan dan kepintaran.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menata Lembaga Negara oleh anke SH</title>
		<link>http://opini.wordpress.com/2006/12/21/menata-lembaga-negara/#comment-1034</link>
		<dc:creator>anke SH</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 12:25:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://opini.wordpress.com/2006/12/21/menata-lembaga-negara/#comment-1034</guid>
		<description>maksimalkan terlebih dahulu lembaga-lembaga negara yang telah ada untuk menyelesaikan problema-problema kebangsaan sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing lembaga tersebut,sehingga tidak perlu membikin lembaga baru yang akhirnya membikin tumpang tindih kewenangan dan membikin bingung masyarakat.selain untuk memaksimalkan potensi yang telah ada juga untuk mengefisiensikan keuangan negara.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maksimalkan terlebih dahulu lembaga-lembaga negara yang telah ada untuk menyelesaikan problema-problema kebangsaan sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing lembaga tersebut,sehingga tidak perlu membikin lembaga baru yang akhirnya membikin tumpang tindih kewenangan dan membikin bingung masyarakat.selain untuk memaksimalkan potensi yang telah ada juga untuk mengefisiensikan keuangan negara.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menata Lembaga Negara oleh thomas SH</title>
		<link>http://opini.wordpress.com/2006/12/21/menata-lembaga-negara/#comment-1033</link>
		<dc:creator>thomas SH</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 12:10:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://opini.wordpress.com/2006/12/21/menata-lembaga-negara/#comment-1033</guid>
		<description>maksimalkan terlebih dahulu lembaga-lembaga negara yang telah ada untuk menyelesaikan problema-problema kebangsaan sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing lembaga tersebut,sehingga tidak perlu membikin lembaga baru yang akhirnya membikin tumpang tindih kewenangan dan membikin bingung masyarakat.selain untuk memaksimalkan potensi yang telah ada juga untuk mengefisiensikan keuangan negara.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maksimalkan terlebih dahulu lembaga-lembaga negara yang telah ada untuk menyelesaikan problema-problema kebangsaan sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing lembaga tersebut,sehingga tidak perlu membikin lembaga baru yang akhirnya membikin tumpang tindih kewenangan dan membikin bingung masyarakat.selain untuk memaksimalkan potensi yang telah ada juga untuk mengefisiensikan keuangan negara.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Bacaan Awal Peluang PKNU oleh hendra</title>
		<link>http://opini.wordpress.com/2006/11/28/bacaan-awal-peluang-pknu-2/#comment-1032</link>
		<dc:creator>hendra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2008 13:13:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://opini.wordpress.com/2006/11/28/bacaan-awal-peluang-pknu-2/#comment-1032</guid>
		<description>saya mau masuk ke pknu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau masuk ke pknu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menghapus Kekerasan Keagamaan oleh Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi</title>
		<link>http://opini.wordpress.com/2008/01/12/menghapus-kekerasan-keagamaan/#comment-1031</link>
		<dc:creator>Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 23:18:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://opini.wordpress.com/2008/01/12/menghapus-kekerasan-keagamaan/#comment-1031</guid>
		<description>Yang mulia Bustaman Ismail,
Yang mengatakan umat beragama akan dijadikan satu persepsi agama bukanlah kami, tetapi Allah sendiri sesuai:
An Nahl (16) ayat 93, Al Baqarah (2) ayat 213, Yunus (10) ayat 19, Hud (11) ayat 118, Al Anbiyaa (21) ayat 92, Al Mu'minuun (23) ayat 52, AsySyuuraa (42) ayat 8, AzZukhruf (43) ayat 33 dan lain-lain.
(BERSATU adalah SORGA Al Baqarah (2) ayat 35, BERCERAI adalah NERAKA sesuai Al Baqarah (2) ayat 36), Anda ingin bersatu atau tidak (16:93)?, terserah saja, kami tidak memaksa (18:29)

Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama (SORGA) millennium ke-3 masehi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang mulia Bustaman Ismail,<br />
Yang mengatakan umat beragama akan dijadikan satu persepsi agama bukanlah kami, tetapi Allah sendiri sesuai:<br />
An Nahl (16) ayat 93, Al Baqarah (2) ayat 213, Yunus (10) ayat 19, Hud (11) ayat 118, Al Anbiyaa (21) ayat 92, Al Mu&#8217;minuun (23) ayat 52, AsySyuuraa (42) ayat 8, AzZukhruf (43) ayat 33 dan lain-lain.<br />
(BERSATU adalah SORGA Al Baqarah (2) ayat 35, BERCERAI adalah NERAKA sesuai Al Baqarah (2) ayat 36), Anda ingin bersatu atau tidak (16:93)?, terserah saja, kami tidak memaksa (18:29)</p>
<p>Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama (SORGA) millennium ke-3 masehi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Peta Politik Pra-Pilgub Jatim 2008 oleh SinauBisnis</title>
		<link>http://opini.wordpress.com/2007/04/24/peta-politik-pra-pilgub-jatim-2008/#comment-1030</link>
		<dc:creator>SinauBisnis</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 15:30:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://opini.wordpress.com/2007/04/24/peta-politik-pra-pilgub-jatim-2008/#comment-1030</guid>
		<description>sebaian calon gubernur Jatim adalah tokoh yang pernah berkecimpung di level nasional. Kondisi ini perlu dicermati, apakah memang mereka konsen terhadap propinsi dengan penduduk terbanyak di Indonesia ini, ataukah karena sudah tidak laku di level nasional lagi? Bagi warga jatim: Selamat menentukan pilihannya....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebaian calon gubernur Jatim adalah tokoh yang pernah berkecimpung di level nasional. Kondisi ini perlu dicermati, apakah memang mereka konsen terhadap propinsi dengan penduduk terbanyak di Indonesia ini, ataukah karena sudah tidak laku di level nasional lagi? Bagi warga jatim: Selamat menentukan pilihannya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menghapus Kekerasan Keagamaan oleh Cepot Gorbachev, Pembau Pepsi Tinggal 3 milli liter Masa-sich.</title>
		<link>http://opini.wordpress.com/2008/01/12/menghapus-kekerasan-keagamaan/#comment-1029</link>
		<dc:creator>Cepot Gorbachev, Pembau Pepsi Tinggal 3 milli liter Masa-sich.</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 14:06:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://opini.wordpress.com/2008/01/12/menghapus-kekerasan-keagamaan/#comment-1029</guid>
		<description>Cepot nyelepot: “Reng… Gareng… na kamana si JIL teh ?!”
Gareng garing: “si JIL teh… anu &lt;b&gt;Jelema Ilmuna Lieur&lt;/b&gt; tea ?!”
Cepot nyengir: “Heu…ehn, ari Garong…eh.. Gareng”
Gareng gerung: “Kapan ku maneh dihitutan… jadi ayeuna keur di UGD”
Cepot lieur: “Naon ari UGD… ”
Gareng bageur: “UGD… teh &lt;b&gt;Uganda&lt;/b&gt;… oyon :P ”
Cepot nyimpul: “Paingan &lt;b&gt;mas@Ganda&lt;/b&gt; mirip &lt;b&gt;kang@Idi-Amin&lt;/b&gt;”

Nyambung ka carita “SI CEPOT NYEMPOT”…. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cepot nyelepot: “Reng… Gareng… na kamana si JIL teh ?!”<br />
Gareng garing: “si JIL teh… anu <b>Jelema Ilmuna Lieur</b> tea ?!”<br />
Cepot nyengir: “Heu…ehn, ari Garong…eh.. Gareng”<br />
Gareng gerung: “Kapan ku maneh dihitutan… jadi ayeuna keur di UGD”<br />
Cepot lieur: “Naon ari UGD… ”<br />
Gareng bageur: “UGD… teh <b>Uganda</b>… oyon <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ”<br />
Cepot nyimpul: “Paingan <b>mas@Ganda</b> mirip <b>kang@Idi-Amin</b>”</p>
<p>Nyambung ka carita “SI CEPOT NYEMPOT”…. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menghapus Kekerasan Keagamaan oleh Cepot Gorbachev, Pembau Pepsi Tinggal 3 milli liter Masa-sich.</title>
		<link>http://opini.wordpress.com/2008/01/12/menghapus-kekerasan-keagamaan/#comment-1028</link>
		<dc:creator>Cepot Gorbachev, Pembau Pepsi Tinggal 3 milli liter Masa-sich.</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 14:05:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://opini.wordpress.com/2008/01/12/menghapus-kekerasan-keagamaan/#comment-1028</guid>
		<description>Hei… 8) “GUN” and “JIL”…. eh salah… “JIL”-”GUNDUL”

Punten nyah, Kang Cepot Gorbachev &lt;b&gt;hitut&lt;/b&gt; tadi… 

&lt;b&gt;Perepeetttttt, PROT’s&lt;/b&gt;… duh aya bukuran geuning !!! :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hei… <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> “GUN” and “JIL”…. eh salah… “JIL”-”GUNDUL”</p>
<p>Punten nyah, Kang Cepot Gorbachev <b>hitut</b> tadi… </p>
<p><b>Perepeetttttt, PROT’s</b>… duh aya bukuran geuning !!! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menghapus Kekerasan Keagamaan oleh Cepot Gorbachev, Pembau Pepsi Tinggal 3 milli liter Masa-sich.</title>
		<link>http://opini.wordpress.com/2008/01/12/menghapus-kekerasan-keagamaan/#comment-1027</link>
		<dc:creator>Cepot Gorbachev, Pembau Pepsi Tinggal 3 milli liter Masa-sich.</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 14:05:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://opini.wordpress.com/2008/01/12/menghapus-kekerasan-keagamaan/#comment-1027</guid>
		<description>&lt;b&gt;Cepot Gorbachev&lt;/b&gt;,&lt;i&gt; Pembau Pepsi Tinggal 3 milli liter Masa-sich.&lt;/i&gt;
—————————————————————-----------------------------------------
Gratis… gratis… gratissss :D
Silahkan berkunjung rame-rame, murah dan meriah di:

Bacaan gratis := http://haniifa.wordpress.com

“@mas Eka main-Catur bari Sila, dengan lawan-tunggal @mba Ika”
Penonton := Gratis… tis !!
Kecuali sambil sbb:
&lt;b&gt;“Minum Pepsi Cola gratis, setelah minum bayar dunk… “&lt;/b&gt;

Tersedia ditoko-toko dan kios-kios terdekat :
_____________________________________________
Jl. Carisendiri -C, Bandung-Jakarta-Sumatra
(Bus Trans Sumatra… :D )
Telp. 062-00-007
Fax. 061-00-007
Email. “&lt;b&gt;GUNDUL&lt;/b&gt;-GUNDUL PACUL” &lt;b&gt;Susugan&lt;/b&gt;an kayak Celengan :D

Cepat-cepat, siapa Cepat baca buku si Cepot siap Copot :D
&lt;i&gt;(Apa nyang dipandu wong… pasang iklan dikoran aja bokek…)&lt;/i&gt;
—————————————————————-

&lt;b&gt;PratPretProt&lt;/b&gt;,Cepot Gorbachev, &lt;i&gt;Pembau Pepsi Tinggal 3 milli liter Masa-sich.&lt;/i&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>Cepot Gorbachev</b>,<i> Pembau Pepsi Tinggal 3 milli liter Masa-sich.</i><br />
—————————————————————&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Gratis… gratis… gratissss <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Silahkan berkunjung rame-rame, murah dan meriah di:</p>
<p>Bacaan gratis := <a href="http://haniifa.wordpress.com" rel="nofollow">http://haniifa.wordpress.com</a></p>
<p>“@mas Eka main-Catur bari Sila, dengan lawan-tunggal @mba Ika”<br />
Penonton := Gratis… tis !!<br />
Kecuali sambil sbb:<br />
<b>“Minum Pepsi Cola gratis, setelah minum bayar dunk… “</b></p>
<p>Tersedia ditoko-toko dan kios-kios terdekat :<br />
_____________________________________________<br />
Jl. Carisendiri -C, Bandung-Jakarta-Sumatra<br />
(Bus Trans Sumatra… <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )<br />
Telp. 062-00-007<br />
Fax. 061-00-007<br />
Email. “<b>GUNDUL</b>-GUNDUL PACUL” <b>Susugan</b>an kayak Celengan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Cepat-cepat, siapa Cepat baca buku si Cepot siap Copot <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<i>(Apa nyang dipandu wong… pasang iklan dikoran aja bokek…)</i><br />
—————————————————————-</p>
<p><b>PratPretProt</b>,Cepot Gorbachev, <i>Pembau Pepsi Tinggal 3 milli liter Masa-sich.</i></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
