Menyikapi Pernyataan Paus Benediktus XVI

Tajuk Republika, Senin, 18 September 2006

Bagaimanakah kita menyikapi pernyataan pemegang tampuk Takhta Suci Gereja Katolik Roma, Paus Benediktus XVI? Ketika berceramah tentang teologi di Universitas Regensburg, Jerman, beberapa waktu lalu, ia menyatakan, “Tunjukkan padaku apa yang baru dari Muhammad (Nabi Muhammad SAW), dan yang kau temukan hanyalah hal yang berbau iblis dan tak manusiawi, seperti perintahnya untuk menyebarkan agama dengan pedang.”

Kita tidak tahu bagaimana dan apa konteksnya ketika ia menyatakan hal itu. Kita juga tidak tahu apa tujuan dari pernyataannya tersebut. Apapun, pernyataan Paus itu telah melukai hati umat Islam di seluruh dunia. Bagi umat Islam, Muhammad SAW bukan hanya nabi dan rasul. Beliau juga teladan. Semua perkataan, perbuatan, dan sikap beliau menjadi ajaran yang harus diikuti umat Islam, yang lazim disebut Sunnah Nabawiyah atau Hadis Rasulullah SAW. Yang terakhir ini bahkan menjadi salah satu sumber ajaran Islam setelah Alquran.

Bukan hanya itu, setiap kali shalat umat Islam juga diwajibkan untuk selalu mengucapkan shalawat kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Yakni ketika duduk bertahiyat. Pun ketika mengawali berdoa, umat Islam disunatkan untuk bershalawat kepada Rasulullah Muhammad SAW terlebih dahulu. Bahkan mengagungkan Nabi Muhammad SAW pun bagi umat Islam mempunyai nilai pahala.

Lalu bagaimana jika Muhammad SAW Sang Rasul dan Sang Nabi itu dilecehkan, direndahkan, dan bahkan dihujat? Marah! Ya, reaksi demikian tentu menjadi hal yang lumrah, dan bahkan merupakan keharusan. Bagi umat Islam, nyawa pun bisa dikorbankan demi membela Nabi Muhammad SAW dan agama Islam.

Kondisi demikianlah yang tahun-tahun terakhir ini melingkupi umat Islam. Kita belum lupa bagaimana sebuah koran di Norwegia menurunkan beberapa karikatur yang merendahkan Nabi Muhammad SAW. Kita juga masih ingat bagaimana Presiden Amerika Serika George W Bush menyebut Islam sebagai fasis. Lalu beberapa waktu lalu, Paus Benediktus menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai yang menyebarkan Islam dengan pedang, tak manusiawi, dan bahkan bau iblis.

Sekali lagi, bila umat Islam marah, kita menganggap hal itu sebagai reaksi yang wajar. Namun, kita juga ingin mengingatkan bahwa Nabi Muhammad juga mengajarkan kasih sayang dan saling memberi maaf. Beliau mengajarkan untuk menciptakan kedamaian dan perdamaian. Karena itu kita mengajak dan mengimbau kepada umat Islam, terutama umat Islam di negeri ini, hendaknya kemarahan itu tetap terukur. Tidak destruktif dan merusak, apalagi sampai mengakibatkan konflik antar-umat beragama.

Kerukunan antar-umat yang selama ini susah payah terus kita bina dan usahakan jangan sampai terhenti. Kepada umat Kristiani, terutama dari Katholik, kita juga menghimbau agar tidak terprovokasi. Kita yakin bahwa semua agama tentu mengajarkan kasih sayang dan kedamaian.

Sedangkan kepada pemerintah, kita berharap hendaknya bisa bersikap tegas. Tidak cukup Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan para pembantunya hanya mengeluarkan pernyataan ‘menyesalkan’ pernyataan Paus Benediktus. SBY sebagai presiden dari negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia harus berani, misalnya, menarik duta besar Indonesia untuk Vatikan sebagai protes atas pernyataan Paus yang menghina dan merendahkan Nabi Muhammad SAW.

Kita khawatir bila pemerintah tidak segera bersikap tegas, maka umat Islam sendiri yang akan ambil peran, misalnya dengan aksi unjuk rasa secara besar-besaran. Bila ini yang dilakukan, kita khawatir justru menjadi hal yang kontraproduktif, dan bahkan bisa mengganggu stabilitas nasional. Apalagi hari-hari ini adalah menjelang bulan suci Ramadhan, di mana emosi umat Islam sangat sensitif.

Iklan

0 Responses to “Menyikapi Pernyataan Paus Benediktus XVI”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 793,152 hits
September 2006
S S R K J S M
    Okt »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: