Menunggu Pujian Presiden Bush

Kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS), George Walker Bush ke Bogor kali ini jauh lebih meriah dan heboh dibanding kunjungannya pada 22 Oktober 2003 ke Bali. Memang perlu diakui, kunjungan di Bali yang hanya empat jam, tetapi kerepotan dan kesengsaraan masyarakat setempat akibat peristiwa itu cukup pantas untuk direfleksi kembali.

Lebih dahsyat lagi, kunjungan di Bogor, Jawa Barat, Senin (20/11) ini, sama-sama merepotkan dan membuat rakyat kota hujan itu “merana” terutama dari sisi ekonomi. Praktis sejak beberapa hari belakangan ini, kegiatan bisnis, sekolah, dan kehidupan sosoial lainnya terganggu. Bahkan tidak sedikit warga yang menyatakan bahwa pengamanan kedatangan Bush ini sangat luar biasa dan di luar batas kewajaran.

Sebenarnya apa yang ingin diperolah Indonesia dari kunjungan Presiden Bush kali ini? Yang pasti, resistensi dalam bentuk unjuk rasa anti kedatangan Bush sampai hari ini masih marak. Di mata beberapa pihak di Indonesia, Bush adalah sosok pemimpin yang mudah mendikte negara lain, bahkan tidak segan dia bertindak tegas bila kebijakan luar negerinya ditentang. Karena itu yang perlu diwanti-wanti adalah jangan sampai Indonesia pun begitu mudah “didikte” oleh AS.

Apakah betul pertemuan di Bogor ini tidak memiliki agenda yang spesifik? Yang pasti Indonesia akan mendapat bantuan sekitar Rp 1,3 triliun untuk pembangunan bidang pendidikan.

Adakah bidang lain yang dibidik Indonesia? Mungkin salah satu fokus pembicaraan kedua kepala negara menyangkut pengentasan kemiskinan, kesehatan, dan penanganan bencana. Di samping itu, terbuka kemungkinan pembahasan peningkatan hubungan militer kedua negara.

Setelah dicabutnya embargo bantuan militer, maka terbuka kemungkinan untuk menjalin hubungan militer yang lebih mantap, mengingat sekarang Indonesia pun tengah membenahi berbagai sistem pertahanannya.

Dengan kunjungan Bush ke Bogor dan pengamanan yang super ketat, sesungguhnya ini merupakan gambaran bahwa Indonesia ingin tetap menjaga hubungan baik dengan AS. Namun yang penting bagi Indonesia adalah penegaskan kembali ke pemerintah AS bahwa jangan sampai kita dianggap sebagai sekutu. Terminologi yang tepat, Indonesia adalah mitra kerjasama di berbagai bidang tidak terkecuali soal keamanan.

Niat baik Indonesia untuk tetap menjaga kelestarian hubungannya dengan AS adalah menjadi modal dalam menggelar pembicaraan bilateral. Apalagi Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice yang Maret lalu berkunjung ke Jakarta menyampaikan pujian yang luar biasa kepada pemerintah Indonesia.

Dia sangat terkesan dengan langkah Indonesia yang dinilai mampu menyelaraskan moderasi dengan usaha membangun toleransi umat beragama, dan etnis yang begitu beragam. Dia pun berharap agar Indonesia menjadi contoh bagi negara lain yang tengah berusaha menegakkan demokrasi dalam keberagaman di dalam negeri.

Tidak heran bila waktu itu Menlu AS pun berharap agar Indonesia ikut bertindak sebagai aktor penting dalam menciptakan perdamaian dunia. Buat Indonesia, pertemuan dengan Bush kali ini adalah cukup istimewa dan berat. Sebab Indonesia pun harus mampu pula membuktikan bahwa pujian-pujian itu mampu dipertahankan. Dan tentunya menanti pujian lain yang sekarang langsung keluar dari mulut Presiden Bush.

Sekarang pemerintah Indonesia pun harus mampu pula meyakinkan Bush bahwa kebijakan Indonesia di dalam dan luar negeri adalah sejalan dengan kedudukan sebagai mitra kerjasama AS.

Karena itu, sekarang kembali pada kebijakan pemerintah Indonesia untuk menyikapi politik luar negeri yang secara global masih dikuasai negara adikuasa ini. Banyak persoalan dalam negeri Indonesia yang masih menjadi catatan hitam pemerintah AS. Apalagi beralihnya “kekuasaan” di DPR dan Senat dari Partai Republik ke Demokrat, bukan berarti catatan hitam itu hilang, tetapi justru tetap menjadi sorotan utama yang harus dibuktikan bahwa Indonesia memang betul dapat menjadi mitra pemerintah AS.

Suara Pembaruan, Minggu, 19 November 2006

Iklan

0 Responses to “Menunggu Pujian Presiden Bush”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 804,677 hits
November 2006
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: