Angin Segar dari Departemen Hukum dan HAM

Salah satu persoalan yang sangat dilematis dalam masalah kewarganegaraan telah terpecahkan. Pemerintah, dalam hal ini Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, telah membuka lembaran baru dengan menerbitkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM No.M.01-HL.03.01 berdasarkan UU Nomor 12./2006 tentang Kewarganegaraan untuk memberikan kewarganegaraan pada anak hasil kawin campur.
Sebelumnya, anak hasil kawin campur hanya menyandang kewarganegaraan asing hingga dikenai kewajiban-kewajiban yang biasa dikenakan atas warga negara asing, Berdasarkan peraturan baru ini, semua WNI yang terlibat dalam perkawinan campuran dapat menurunkan status WNI pada anak-anaknya sebelum berumur 18 tahun. Setelah berumur lebih dari 18 tahun mereka bisa memilih menjadi WNI atau warga negara asing.

Banyak hikmah yang didapat dari terobosan Menteri Hamid Awaluddin ini, mulai isu psikologis sampai dengan membongkar paradigma lama birokrasi. Jadi sebenarnya peraturan Menteri Hukum dan HAM itu dapat menjadi sumber inspirasi bagi instansi yang lain.

Sinar Harapan, Jumat, 24 November 2006

Iklan

0 Responses to “Angin Segar dari Departemen Hukum dan HAM”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 791,663 hits
November 2006
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: