Menyelamatkan KPK

INDONESIA bebas korupsi memang masih jauh panggang dari api. Korupsi memang telah menjadi penyakit akut bangsa ini. Dan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hadir memang untuk menyembuhkan penyakit yang mengerikan itu.

Meski kiprah lembaga ini selama empat tahun belum mampu menyembuhkan penyakit, kita perlu terus memberi spirit agar KPK tidak kehabisan energi.

Kita sering kehabisan harapan bagaimana membasmi korupsi. Tetapi, bagaimanapun hasil kerja KPK tidak bisa kita negasikan. Fakta bahwa perburuan terhadap koruptor dilakukan terus-menerus.

Sejumlah nama, misalnya, berhasil diseret KPK ke pengadilan. Beberapa politisi, bupati, gubernur, pengusaha, dan akademisi harus mendekam di balik terali besi. Hukum terasa mulai menyentuh semua kalangan. Meskipun dalam beberapa kasus kadang ada kesan tebang pilih, tapi sekali lagi kita harus terus mendorong KPK agar maju tak gentar dalam memberantas korupsi.

KPK harus tetap ada karena justru korupsi makin menggurita. Beberapa pihak bahkan menyebutkan kini telah terjadi tsunami korupsi. Artinya, perilaku pencurian uang negara itu ibarat gelombang laut yang tinggi dan amat dahsyat. Sudah barang pasti destruksinya tak terbayangkan. Amat mengerikan untuk sebuah bangsa.

Data gabungan lembaga swadaya masyarakat antikorupsi menyebutkan ada 246 kasus korupsi nasional di berbagai daerah yang mandek. Selain itu, dalam rentang waktu 2004-2006 terdapat 56 kasus korupsi yang diputus bebas oleh pengadilan. Penyebabnya, proses penyidikan hingga tuntutan mengandung kelemahan baik sengaja maupun tidak sengaja. Tentu jika proses hukum memang tidak menemukan bukti-bukti kuat, kita harus menghormati keputusan lembaga peradilan.

Tetapi, yang lebih mengkhawatirkan kini seperti ada kecenderungan para koruptor bersekutu atau bersatu dengan kekuatan-kekuatan politik dan pusat-pusat kekuasaan. Perlawanan seperti itu akan membuat korupsi kian sulit dibasmi. Ada gejala arus pemberantasan korupsi kini diimbangi dengan ‘pemberdayaan’ korupsi.

Caranya? Lewat tekanan politik, penghilangan sebagian kewenangan lembaga-lembaga terkait korupsi, dan penggugatan pasal-pasal dalam undang-undang antikorupsi. Sikap DPR yang meminta penghentian proses hukum terhadap para anggota DPRD yang terjerat kasus korupsi juga dinilai bagian dari perlawanan terhadap pemberantasan korupsi itu. Pencabutan kewenangan Komisi Yudisial untuk mengawasi para hakim, juga perlawanan lain terhadap upaya pemberantasan mafia peradilan.

Kini, kewenangan KPK pun digugat melalui judicial review. Memang, secara yuridis, uji materiil adalah langkah wajar dalam negara hukum di mana pun. Yang tidak wajar kalau akhirnya nanti kewenangan KPK juga dipreteli.

Lebih tidak wajar lagi dan memalukan, ada anggota DPR ikut-ikutan menggugat sebagian kewenangan KPK. Ketika para pemohon judicial review, yakni para terdakwa atau terpidana kasus korupsi yang ditangani KPK, menggugat kewenangan KPK untuk menyadap dan merekam pembicaraan, anggota dewan ikut menyuarakan penentangannya. Padahal, merekalah yang menyusun Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Karena itu, di tengah masih kurang optimalnya kinerja jajaran kepolisian dan kejaksaan dalam menangani kasus-kasus korupsi, keberadaan KPK harus tetap dipertahankan. Sebab, menyelamatkan KPK sama artinya dengan menyelamatkan negara dari kehancuran. KPK tidak boleh kehabisan semangat dan motivasi.

Media Indonesia, Jum’at, 24 November 2006

Iklan

0 Responses to “Menyelamatkan KPK”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 792,982 hits
November 2006
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: