Sekali Lagi Kita seperti Tak Punya Kepekaan

– Sekali lagi dan makin terbukti, kita seperti tak punya kepekaan terhadap kondisi sosial-ekonomi yang sedang dihadapi rakyat. Kenaikan pendapatan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah ataupun DPRD kota/kabupaten hampir dua kali lipat sangatlah mengagetkan, walaupun didasari landasan hukum Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37/2006 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD bertanggal 14 November 2006. Ketidakpekaan itu terutama menyangkut ketidaktepatan waktu dan kondisi. Legalisasi oleh hukum tidak akan serta-merta membuat orang boleh berbuat apa saja tanpa pertimbangan.

– Peraturan pemerintah tersebut mengatur dua tambahan penghasilan pimpinan dan anggota DPRD yang berupa tunjangan komunikasi intensif setiap bulan. Sementara itu, pimpinan masih mendapatkan tambahan tunjangan operasional. Tunjangan komunikasi intensif tiga kali uang representasi sedangkan dana operasional bagi ketua enam kali dan wakil ketua empat kali uang representasi. PP Nomor 37/2006 berlaku surut dan tunjangan akan diberikan terhitung mulai 1 Januari 2006 sehingga menjadi rapel. Jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk membayarnya tentu sangat besar.

– Patut atau tidak patut, berlebihan atau tidak berlebihan, memang relatif tergantung pada sudut mana dan kepentingan apa kita memandang. Namun, masalah kepekaan semestinya bisa diobjektivikasi ketika terdapat banyak realitas yang harus dihadapi rakyat. Bagaimanapun realitas tersebut merupakan bagian dari persoalan yang harus diberi solusi oleh para wakil rakyat. Sebagian adalah kemauan untuk mengekspresikan rasa keberpihakan. Kita tidak bisa menyamaratakan persepsi keberpihakan itu antara satu orang dan yang lain tetapi tentu menjadi kewajiban anggota DPRD untuk merumuskannya sebagai perilaku keterwakilan.

– Apa yang disampaikan anggota Komisi A DPRD Jateng Abdul Fikri Faqih patut kita garis bawahi. Dia menyatakan institusinya masih sangat berhati-hati dengan peraturan baru itu karena tidak ingin bernasib sama dengan para wakil rakyat periode terdahulu. Dia melihat dana itu sangat riskan karena dikhawatirkan terjadi dobel anggaran dengan tunjangan yang sudah ada dan bisa menimbulkan masalah pada belakang hari. Jika di mata seorang anggota legislatif saja amanat PP disikapi secara hati-hati, bukankah terdapat indikasi ketidakutuhan persepsi menyangkut tepat atau tidak tepat, berlebihan atau tidak berlebihan substansi isi peraturan tersebut?

– Sekjen Masyarakat Antikorupsi (Maks) Jateng Boyamin yang menghitung anggaran 2007 untuk pencairan dana tambahan tersebut mencatat angka sekitar Rp 15 miliar. Angka itu dinilainya tidak patut jika dibandingkan dengan bantuan rumah untuk korban gempa bumi yang dianggarkan Rp 7 miliar. Jadi, sebenarnya kita memang selalu perlu mempertimbangkan aspek kepatutan walaupun masalah tersebut bisa dikatakan tidak terukur. Selain penyelesaian rekonstruksi rumah masyarakat korban gempa dan bencana alam lainnya, sebagian rakyat juga baru saja memperjuangkan kenaikan standar upah minimumnya melalui berbagai unjuk rasa.

– Bagaimana sikap intern DPRD? Kehati-hatian yang disampaikan Fikri Faqih, kita harapkan menjadi perenungan dan sikap koreksi yang lebih konkret. Kita percaya masih banyak yang berpendirian mengutamakan keberpihakan kepada rakyat dibandingkan dengan sekadar berpikir tentang legalisasi berbagai dana kesejahteraan. Merupakan hak setiap orang untuk memperjuangkan kesejahteraannya, termasuk kontraprestasi bagi mereka yang duduk di lembaga legislatif. Namun, kenaikan hampir dua kali lipat tentu tidak sekadar bisa dijawab dengan “sudah ada payung hukumnya”. Yang ironis, sering baru ada koreksi setelah muncul sikap publik.

Suara Merdeka, Sabtu, 02 Desember 2006

Iklan

0 Responses to “Sekali Lagi Kita seperti Tak Punya Kepekaan”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 804,679 hits
Desember 2006
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: