Birokrasi Kunci Keberhasilan

Itulah kesimpulan dari berbagai pengamatan, diskusi, dan wacana tentang keberhasilan perbaikan ekonomi. Secara umum kebijakan pemerintah baik dan masuk akal. Pilihan dari alternatif yang umumnya hanya memberikan pilihan antara yang buruk dan yang kurang buruk. Disebut juga alternatif minus malum.

Berikutnya adalah melaksanakan kebijakan yang telah diputuskan. Pelaksanaan tersendat, macet. Pemerintah pun dinilai lemah dalam implementasi.

Salah satu contoh konkret yang belakangan ini sering disebut ialah penyediaan perangkat dan sarana hukum, peraturan, prosedur, dan kepastian untuk investasi, misalnya di bidang infrastruktur. Birokrasi sebagai perangkat pelaksanaan pemerintah diberi tanggung jawab dan karena itu disalahkan jika tidak beres. Dan ketidakberesan itu yang terkesan kuat. Birokrasi pun terangkat serta disorot tajam dan terus-menerus.

Sorotan kritis terhadap pengalaman kini dihubungkan dengan dua hal. Pertama kurang tegas dan efektifnya pemerintah pada tingkat pimpinan dan kabinet. Kedua juga dikaitkan dengan masa lalu birokrasi pemerintahan, terutama dalam hubungannya dengan praktik KKN, korupsi, kolusi dan nepotisme.

Benarkah pendapat dan penilaian itu? Bukankah birokrasi pemerintahan juga berada dalam arus reformasi. Lagi pula KKN menyangkut beberapa pihak. Juga pihak-pihak di luar birokrasi. Jika mereka menolak terlibat, KKN pun pasti tidak bisa terjadi.

Pemerintah dan birokrasi pemerintahan sebagai perangkatnya memilih kekuasaan, wewenang, dan kesempatan. Godaan dan peluang bersalah guna besar. Namun, angin reformasi juga besar. Belum lagi tindakan antikorupsi yang secara khusus mengamati, menyelidiki, dan menindak birokrasi. Sementara itu, penghasilan belum memadai dibandingkan dengan maraknya daya tarik hidup serba konsumtif serta perannya. Karena hal-hal itu, kita menyarankan pendekatan dan asumsi yang positif-konstruktif, yang kritis-konstruktif.

Kita tempatkan birokrasi pemerintahan juga pada reformasi. Berarti pula pada proses transisi. Transisi yang dihadapi birokrasi bahkan akumulatif serta berkejaran dengan waktu. Misalnya penyesuaian undang-undang dan peraturan, penyesuaian prosedur, penyesuaian sentralisme ke desentralisasi, penyesuaian pada kondisi pengawasan ketat oleh publik, DPR, KPK, dan lain-lain.

Sikap kita tidak kritis tak percaya, tetapi kritis konstruktif; memberi peluang, menghargai kejujuran dan kesederhanaannya, di tengah lingkungan serta berkonsumsi dan bergaya hidup tinggi.

Kita membangun kepercayaan bersama bukan prasangka dan curiga. Kecuali layak dan adil, siapa tahu pendekatan kritis-konstruktif dan saling percaya lebih membawa hasil.

Terlalu lama sudah kita hidup dalam sikap penuh syak wasangka, saling curiga, tidak saling percaya. Terbukti keadaan itu tidak membuat kita semakin baik, tetapi semakin terpuruk karena sepertinya tidak ada harapan lagi. Padahal, harapan itu tetap kita perlukan.

Kompas, Rabu, 13 Desember 2006

Iklan

4 Responses to “Birokrasi Kunci Keberhasilan”


  1. 2 Birikrasi Maya Januari 13, 2010 pukul 6:01 pm

    Betul sekali, untuk itu kami telah membuat software khusus untuk birokrasi. Kami namakan Birokrasi Maya v1.0

    Silahkan kunjungi site kami:
    http://birokrasimaya.com

    Semoga birokrasi kita bisa kita perbaiki.


  1. 1 Tips Jitu Untuk Lolos Tes CPNS! « The Hermawanov Lacak balik pada November 22, 2007 pukul 11:46 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 787,818 hits
Desember 2006
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: