Menyambut Hari Natal

Besok, 25 Desember 2005, umat Kristiani akan merayakan Hari Natal. Hari yang diperingati sebagai kelahiran Yesus Kristus, Juru Selamat manusia yang datang ke dalam dunia dalam rupa manusia.

Sebagai sebuah ibadah, hari Natal sarat simbol. Setiap kali umat Kristiani merayakannya, ada sebuah renungan yang amat dalam betapa berharganya jiwa manusia sehingga Tuhan sendiri harus datang untuk menyelamatkan manusia. Pentingnya jiwa menyebabkan Tuhan meninggalkan diriNya dengan segala kebesaran dan kemegahan Pencipta, dan memilih mengosongkan diriNya demi menyatakan diri kepada umatNya, menyatakan kasihNya kepada mereka dan mengharapkan mereka percaya kepadaNya. Bahkan untuk itulah, manusia itu, Ia rela mati di kayu salib. Inilah sebuah kisah yang sangat inspiratif kepada bangsa ini. Kita perlu belajar bagaimana memahami betapa berharganya manusia itu sehingga Tuhan pun perduli.

Mengapa? Sebab nilai-nilai kemanusiaan kini sudah semakin luntur. Hubungan antar sesama di negeri ini lebih didominasi oleh keinginan untuk menyingkirkan. Bentrokan antar sesama diwarnai oleh amarah untuk melepaskan yang lain dari komunitas. Egoisme dan keinginan untuk memenuhi diri sendiri amat kuat sehingga kita tak lagi menemukan ketulusan dalam hubungan sosial.

Segala sesuatu kini diukur tidak dengan ukuran kemanusiaan, melainkan harta dan benda. Apa yang dipakai, dimakan, dilihat, dimiliki, ternyata kini lebih berarti daripada keberadaannya sebagai manusia. Di mana-mana, bahkan ketika merayakan Natal sekalipun, manusia-manusia didandani, seolah dandanan itu lebih berharga daripada dirinya sendiri. Yasraf Piliang menuliskan dalam esainya, dunia ini seperti berlari kencang meninggalkan Tuhan. Dunia yang kita diami kehilangan logika ke-Tuhanan. Sebaliknya, dunia membangun logika sendiri, yang penuh dengan imajinasi. Namun semuanya bermuara kepada pengingkaran kepada nilai dan harkat kemanusiaan.

Politik dizahlimi sehingga menjadi kotor. Ekonomi dinista sehingga sarat dengan tekanan pada manusia. Kehidupan sosial dijadikan alat untuk menghancurkan. Sistem kebudayaan didisain untuk menimbulkan kegairahan palsu. Seluruh dinamika masyarakat ditundukkan kepada sebuah sistem yang amat palsu, penuh dengan dehumanisasi. Itu sebabnya kemudian berkembang deraslah jagad ini dengan pelacuran, pembunuhan, perampokan, kekerasan dan berbagai patologi sosial lainnya.

Tuhan mengetahui semua itu. Persis ketika di jamannya Ia memandang betapa menyedihkannya kehidupan manusia kala itu sehingga Ia memutuskan untuk datang dan berkunjung meski dalam suasana yang amat nestapa, kini Natal pun dirayakan dengan harapan semoga datangNya Tuhan mengilhami kita semua.

Natal kali ini harus membawa kita semua pada permenungan, apakah benar kita sedang memperihatinkan derajat kemanusiaan kita, lingkungan kita, dan bangsa kita? Benarkah Natal kali ini membawa semangat yang sama dengan semangat Tuhan ketika datang, yaitu untuk memperbaharui dan menyelamatkan kemanusiaan manusia, atau hal lain?

Natal kali ini harus menginspirasikan kita untuk memandang diri kita, lingkungan kita, dan bangsa kita secara jujur. Kita harus membawa kembali kemanusiaan dalam tempat yang paling utama sebagai pengejaran terus menerus bagi bangsa ini. Natal yang benar adalah ketika kita dalam perayaannya “bersatu” secara alamiah dengan hatiNya, yang memandang dunia dengan hati yang lara dan duka. Natal yang sejati adalah ketika kita memiliki hati yang sama dengan Tuhan, yang dengan rela memberikan diriNya bagi manusia, maka kita pun ingin melakukan sesuatu sekecil apapun itu, bagi manusia, bagi sesama, bagi bangsa kita dan bagi negeri ini. Selamat Hari Natal 25 Desember 2005. (***)

Sinar Indonesia Baru, Medan,  Dec 23, 2006

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 779,656 hits
Desember 2006
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: