Saddam Dieksekusi, Dunia Terguncang

Dunia seperti terluka, murung, kecewa, terguncang, gusar, dan tercekam atas hukuman gantung terhadap mantan Presiden Irak Saddam Hussein. Semasa berkuasa, Saddam memang dikenal kejam, dan karena itu banyak dikecam. Namun, dunia tidak bisa menerima pula kalau tokoh berusia 69 tahun itu akhirnya dihukum secara keji dan mengerikan.

Momentum pelaksanaan hukuman mati itu sendiri tidak tepat, mengundang kecaman karena dilakukan di tengah perayaan Idul Adha hari Sabtu 31 Desember.

Kekhusyukan, sukacita, dan makna pengampunan atas perayaan itu ternoda. Golongan Sunni Irak, yang menjadi basis sosial Saddam, benar-benar terpukul dan terhina.

Saddam yang gagah perkasa selama berkuasa tahun 1979-2003 tiba-tiba tidak berdaya, dihukum di tiang gantung atas tuduhan melakukan kejahatan kemanusiaan, antara lain memerintahkan pembantaian 148 warga Syiah tahun 1982.

Tokoh yang mengimpikan kembalinya kejayaan dan keagungan Babilonia itu juga dituduh bertindak represif, yang menewaskan ribuan warga Kurdi dan oposisi.

Sekalipun hukuman mati bagi Saddam sudah diramalkan, reaksi orang tetap saja terkejut dan terguncang. Bagaimanapun Saddam pernah menjadi pemimpin bangsa Irak.

Terlepas dari segala kesalahannya, hukuman atas Saddam terasa tragis karena Amerika Serikat dianggap berada di balik proses pengadilan penuh kontroversial atas mantan penguasa Irak itu.

Sejak awal invasi AS Maret 2003, Saddam memang dijadikan sasaran utama. Invasi AS tidak hanya menjatuhkan Saddam dan membuat Irak porak poranda, tetapi juga mendorong negeri itu ke dalam bahaya perang saudara antara kaum Syiah dan Sunni.

Kejatuhan Saddam maupun ancaman perang saudara Irak terasa semakin tragis karena alasan AS untuk menyerang negeri itu terbukti tidak benar.

Pemerintahan Presiden AS George Walker Bush menyatakan, Saddam terbukti tidak terkait dengan serangan fantastis teroris 11 September 2001 di AS. Juga tidak terbukti Irak memiliki program senjata nuklir.

Tanpa bermaksud mengecilkan arti kekejaman Saddam, jika mau dibanding-bandingkan, korban dan kerugian akibat invasi dan pendudukan AS atas Irak jauh lebih hebat dan mengerikan ketimbang masa kekuasaan Saddam.

Sekitar 655.000 warga Irak tewas sejak invasi AS Maret 2003. AS sudah kehilangan sekitar 3.000 personel pasukannya. Lebih mengerikan lagi, Irak terancam pecah oleh bahaya perang saudara.

Kompas, Rabu, 03 Januari 2007

Iklan

9 Responses to “Saddam Dieksekusi, Dunia Terguncang”


  1. 1 andhy Januari 3, 2007 pukul 1:46 pm

    gw sangat menyesalkan kejadian itu, mengapa harus bertepatan di hari idul adha..

    apa memang saddam ingin di jadikan qurban buat umat muslim ?????????

  2. 2 andhy Januari 3, 2007 pukul 1:50 pm

    saya sangat menyesalkan atas kejadian itu, mengapa harus bertepatan pada hari idul adha…

    apa memang SADDAM sengaja di jadikan QURBAN….

    sungguh suatu penghinaan bagi umat muslim..

  3. 3 Atika Januari 3, 2007 pukul 3:46 pm

    Hukuman atas Saddam memang kontrofersial..
    Tapi sangatlah tidak manusiawi ketika Hukuman itu harus diterimanya pada hari raya idul adha…
    Biar Bagaimana PuN SaDDAm BukanLah Hewan Qurban…
    Melainkan Seseorang yang SangAt MembenCi AmerikA KareNA Allah dan RosuluLLah SAW..
    SelamAt JalAn SaDDAm..
    Allah SAngaT MengetahUi Niat Yang Ada JAuH Di LuBuk HAti MU…Sedang Dunia Tidak TAhu…
    SEMogA JAuh Di Alam Sana…
    Kejam NYA Tiang GANtungan Akan TErGAntiKAn Dengan LembUTNya KAsur Empuk TEmpat EngKau mEnunggu..KeinDAhan SyuRga Karena JihadmU…

  4. 4 anick Januari 3, 2007 pukul 5:41 pm

    hukuman mati harus dihapuskan. Saddam memang salah. Saddam memang bejat.

    Tapi hukuman mati tidak boleh dilakukan.

  5. 5 arsad Januari 4, 2007 pukul 10:05 pm

    amerika brengsek , kayak gitu caranya “bush” melecehkan islam
    SEjak saddam husein runtuh kaum syiah berjaya di iraq, padahal kita tahu syiah itu sesat. kayaknya politik di iraq di atur amerika biar kaum yang sesat berjaya di iraq.

    “Ya Allah ampuni dosa-dosa Saddam husein”

  6. 6 linda Januari 5, 2007 pukul 10:30 am

    pengadilan yang sesungguhnya hanya ada di akhirat kelak!!!
    so tunggu aj…

  7. 7 Adhi Januari 6, 2007 pukul 4:09 pm

    saya termasuk yang tidak setuju dengan hukuman mati, alasannya saya tulis diblog saya

  8. 8 OFI Januari 7, 2007 pukul 8:14 pm

    Kaum arab shiah di iraq memang bejat tapi goblok. Mereka happy sekali melihat saddam mati dengan keji. padahal arab shia lupa dengan matinya saddam hussein,para pengungsi irak dari kaum shiah yang ada di australia dan negara lainpun tidak bisa kembali kenegaranya dengan aman dan damai karena negaranya tetap dijajah dan diexploitasi oleh Bush.
    Coba lihat vietnam mereka habis habisan melawan amerika.dan Amerika kalah dari Vietnam!! lihat lebanon mereka bersatu melawan israel , atau lihat indonesia sebelum kemerdekaan dan sesudah kemerdekaan bersatu habis-habisan melawan penjajah dari negara lain walaupun kita punya banyak aliran agama yang berbeda tapi tetap kompak. Goblok bener itu kaum shiah iraq itu . Mereka itu bukan muslim tapi setan!!!!


  1. 1 Hukuman Mati (Lagi) « Ngangsu Kawruh Lacak balik pada Januari 3, 2007 pukul 5:51 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 797,207 hits
Januari 2007
S S R K J S M
« Des   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: