Soal Haji, tidak Cukup dengan Meminta Maaf

Sekitar 189.000 jamaah Haji Indonesia, Jumat lalu mengalami kelaparan di Arafah akibat kegagalan pasokan makanan dari perusahaan penyedia katering. Menyusul insiden itu, Menteri Agama Muhamad Maftuh Basyuni, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah haji Indonesia. Bencana kelaparan di Arafah itu –– diakui Menag –– karena pemerintah salah memilih perusahaan katering. “Ini merupakan pelajaran bagi kita semua jangan hanya karena mendapatkan harga murah maka kemudian diambil,” kata Menteri.

Hampir 55 tahun Indonesia menyelenggarakan haji, akan tetapi persoalan makanan dan pemondokan jamaah haji hingga sekarang tetap saja mengecewakan jamaah. Dalam hal pemondokan, jamaah haji Indonesia selalu merasa cemburu pada jamaah haji dari negara tetangga, misalnya Malaysia atau Thailand yang selalu mendapat tempat bagus.

Demikian halnya dengan jamaah haji Pakistan dan Turki yang mempunyai perwakilan sendiri dan juga mengontrak sendiri hotel-hotel yang lebih bagus dan dekat dengan Masjidil Haram. Kenapa jamaah haji Indonesia selalu mendapat yang buruk selama berada di Makkah? Ini pertanyaan yang sudah berpuluh-puluh tahun belum terjawab hingga tahun ini atau bahkan tahun depan.

Tahun-tahun sebelumnya, jamaah masih sanggup menyimpan kekesalan itu di dalam hatinya masing-masing. Tapi, kini ternyata sudah tak tertahankan lagi. Buktinya, sebelum insiden kelaparan terjadi, ada aksi unjukrasa jamaah haji asal Indonesia yang menuntut pengembalian uang 400 Riyal karena fasilitas pemondokan tidak sesuai seperti yang dijanjikan.

Menteri Agama RI berjanji, apabila pemondokan yang diperoleh jamaah haji kategori fasilitasnya buruk, dan jarak tempat pemondokan dengan Masjidil Haram cukup jauh yaitu lebih dari 1.200 meter, maka jamaah haji yang bersangkutan berhak memperoleh uang pengembalian dari biaya yang telah dibayarkan.

Jamaah haji berhak menuntut pelayanan seperti yang dijanjikan pemerintah sebagai penyelenggara ibadah. Sebaliknya, pemerintah sebagai penyedia jasa harus memenuhi apa yang pernah dijanjikan. Dalam bahasa lain, jamaah haji sebagai konsumen berhak memperoleh layanan jasa maupun fasilitas sesuai besaran biaya yang telah mereka bayarkan kepada pemerintah sebagai produsen.

Yang pasti kita semua menginginkan adanya perbaikan dalam penyelenggaraan haji. Permohonan maaf pemerintah tentulah tidak cukup jika tak diiringi dengan perbaikan pelaksanaan haji tahun berikutnya. Untuk itu, perlu dilakukan evaluasi segera dalam banyak hal yang dianggap bermasalah. Termasuk DPR RI Komisi VIII yang membidangi masalah ini harus segera memanggil menteri agama dan jajaran penyelenggara haji guna dimintai pertanggungjawaban.

Salah satu hal yang menjelekkan pelaksanaan haji tahun ini adalah manajerial dan konsolidasi di tingkat aparatur pemerintahan yang lemah. Sebab, sangat kelihatan dalam kasus kelaparan jamaah itu yang terjadi adalah mismanajemen, kesalahan manusia. Ironinya lagi, ketika jamaah sedang kelaparan, aparat petugas haji dari Depag yang selama ini mengurusi konsumsi tiba-tiba menghilang dan tak bisa dihubungi. Jadi, insiden kelaparan itu bukan lagi cobaan yang harus diterima dengan tawakkal.

Kita setuju sekali bahwa masalah ini memang harus diusut sampai ke akar-akarnya. Jika tidak SBY akan sangat kesulitan. Apalagi, masalah ini sudah disorot dari kacamata politis. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dien Syamsuddin malah melihat bencana kelaparan jamaah haji Indonesia itu sebagai bentuk kezaliman dari pemerintah. Kejadian ini sungguh memilukan dan memalukan. Semua pejabat terkait pelayanan ibadah haji juga harus mundur dari jabatannya karena tidak becus mengurus masalah ini.

Satu hal yang perlu diingat pemerintah, jangan menganggap atau menjadikan jemaah haji sebagai obyek yang tak mungkin melakukan protes apalagi sampai berunjukrasa karena sedang beribadah sehingga bisa diperlakukan semena-mena hanya demi kepentingan oknum-oknum penyelenggara.

Serambi Indonesia, 03/01/2007 

Iklan

0 Responses to “Soal Haji, tidak Cukup dengan Meminta Maaf”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 791,637 hits
Januari 2007
S S R K J S M
« Des   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: