Katering Haji

Selalu ada saja persoalan di seputar penyelenggaraan ibadah haji. Masalahnya di seputar pemondokan, katering, pendaftaran, penerbangan, organisasi, aparatur, pembinaan, indirect cost, dan keamanan di terowongan Mina maupun jamarat. Pada dua musim haji yang lalu, sebetulnya Departemen Agama di bawah kepemimpinan M Maftuh Basyuni mendapat pujian yang bagus. Persoalan di seputar haji satu per satu dibenahi, dan berhasil.

Pada tahun ketiga ini, ia menyentuh masalah pemondokan, efisiensi katering, dan keamanan di terowongan Mina maupun jamarat. Di pemondokan relatif tak ada masalah yang berarti. Jamaah mendapat pemondokan yang lebih dekat daripada tahun-tahun sebelumnya, dan bagi yang mendapat agak jauh mendapat kompensasi biaya. Untuk masalah keamanan, pemerintah menyelipkan anggota TNI sehingga tahun ini tak terdengar musibah Mina atau di jamarat. Namun Depag tersandung di katering. Persoalannya bisa terletak pada masalah persaingan bisnis sehingga ada sabotase, atau bisa pula karena ada kesalahan pengambilan keputusan. Maksud hati untuk efisien, ternyata bisa saja penyelenggara katering tak profesional. Untuk itulah kita mendukung langkah Presiden untuk membentuk tim investigasi.

Sebetulnya, di luar masalah katering, penyelenggaraan haji pada musim haji kali ini relatif lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Namun karena haji melibatkan 200 ribu orang, tentu saja dampaknya menjadi luar biasa. Apalagi ini menyangkut masalah perut dan menjadi pusat perhatian bangsa Indonesia. Selain itu, apapun, hal itu merupakan cacat. Orang juga berspekulasi bahwa di balik ini semua bisa saja ada unsur korupsi. Bayangkan, ini menyangkut dana yang sangat besar: 50 juta riyal (sekitar Rp 120 miliar).

Hanya saja kita harus hati-hati dan jangan terburu-buru membawa kasus ini ke dalam pusaran politik. Kita harus tetap jernih. Setidaknya, kita harus memegang karakter Maftuh Basyuni yang selama ini coba ia munculkan: Tegas, lugas, cepat, dan pragmatis. Ia juga mencoba menampilkan citra dirinya sebagai figur yang bersih dan pro-perubahan. Sudah banyak yang menjadi korban akibat langkah-langkahnya. Mereka kehilangan ‘lahan’, bahkan kehilangan jabatan dan status sosial.

Karena itu, wacana soal pencopotan Maftuh dari jabatannya relatif tak bergaung. Publik masih mencoba berpegang pada karakter yang selama ini dimunculkan Maftuh. Walau demikian, kita tetap tak boleh lengah dan kehilangan daya kritisnya. Namun wacana kontra-produktif juga sebaiknya dihindarkan dulu. Biarkan tim investigasi bekerja untuk mengurai akar masalah yang sesungguhnya.

Apa yang bisa kita petik dari kasus katering ini adalah justru bahwa persoalan di seputar penyelenggaraan haji bukanlah hal yang sederhana. Masalah haji sudah muncul sejak berabad lampau. Namun dalam sejarah modern Indonesia, kita mencatat bahwa pada 1921 KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, telah menuntut pada pemerintah kolonial Belanda untuk melakukan perbaikan penyelenggaraan haji dengan membentuk Kongsi Tiga. Pada 1950, Badan Kongres Muslimin Indonesia membentuk Panitia Perbaikan Perjalanan Haji Indonesia. Begitu seterusnya, upaya memperbaiki penyelenggaraan haji tak henti dilakukan. Ini memang sebuah hajatan raksasa, melibatkan 200 ribu ‘peserta’ Indonesia atau total ada 4 juta ‘peserta’. Tak hanya melibatkan pemerintah dan masyarakat, tapi juga pemerintah negara lain dan masyarakat internasional.

Karena itu, jika Maftuh bisa berhasil menyelesaikan persoalan haji pada satu periode masa jabatan menteri, maka hal itu merupakan prestasi luar biasa. Kita berharap persoalan katering ini merupakan kecelakaan pengambilan keputusan belaka, bukan sebuah akibat dari tindakan korup.

Republika, Kamis, 04 Januari 2007

Iklan

0 Responses to “Katering Haji”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 792,980 hits
Januari 2007
S S R K J S M
« Des   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: