Tragedi Katering di Tanah Suci

PENYELENGGARAAN haji tak pernah sepi dari kontroversi. Tiap tahun berbagai persoalan selalu terjadi. Dari keberangkatan, ketika berada di Tanah Suci, hingga kembali dari berhaji.

Kontroversi pelaksanaan Rukun Islam kelima itu, kali ini ditandai oleh tidak adanya pasokan makanan bagi ratusan ribu jemaah Indonesia yang sedang melakukan wukuf di Padang Arafah hingga keberangkatan mereka ke Mina untuk melempar jumrah. Selama lebih dari 30 jam, sebanyak 189 ribu jemaah sejak Kamis sampai Sabtu (28-30/12/2006) terpaksa menahan lapar karena ransum makanan tidak datang.

Peristiwa itu sungguh sebuah tragedi. Sebab, untuk pertama kali sepanjang sejarah penyelenggaraan haji, ratusan ribu jemaah Indonesia kelaparan karena tiadanya pasokan makanan.

Musibah itu berawal ketika Panitia Ibadah Haji Indonesia di Arab Saudi menunjuk katering Ana for Development Est sebagai perusahaan yang memasok makanan bagi jemaah asal Indonesia. Sebelumnya, panitia selalu menggunakan Muasasah (lembaga pelayanan haji) Asia Tenggara yang sudah puluhan tahun melayani haji Indonesia.

Pengalihan itu dilakukan karena katering Ana menawarkan harga lebih murah daripada muasasah sebelumnya, dengan selisih harga 50 riyal atau sekitar Rp115 ribu per jemaah. Untuk 15 kali makan di Arafah dan Mina, katering Ana mematok harga SR250 per jemaah, sedangkan harga dari muasasah mencapai SR300.

Namun, ternyata katering Ana tidak mampu menyediakan makanan saat jemaah haji Indonesia berbondong-bondong ke Padang Arafah untuk melakukan wukuf. Padahal, wukuf termasuk prosesi ibadah yang membutuhkan keandalan fisik karena jemaah harus berjalan di Padang Arafah yang luas. Akibatnya, sejumlah jemaah jatuh pingsan karena kelaparan saat melakukan prosesi itu.

Menteri Agama M Maftuh Basyuni mengaku pemerintah memang telah salah memilih perusahaan katering dan meminta maaf atas kejadian yang membuat jemaah kelaparan selama di Arafah dan Mina. Menteri Agama ketika berada di Mina pada Sabtu (30/12) lalu, bahkan nyaris terkena amukan jemaah yang tak mampu mengendalikan emosi akibat tidak adanya pasokan makanan.

Sebelum persoalan katering muncul dan membuat geger, memang ada beberapa muasasah berlaku tidak profesional terhadap jemaah haji Indonesia. Sebagai contoh, pembatalan sepihak empat pemondokan haji oleh pemiliknya yang menimpa jemaah Indonesia, pertengahan Desember lalu, menjadi bukti betapa muasasah telah melanggar perjanjian yang telah disepakati.

Tidak profesionalnya muasasah itu bukan hal baru. Selama ini jemaah Indonesia terlalu diatur oleh muasasah, dari urusan pemondokan, katering, transportasi, hingga penyediaan tenda. Dengan posisi diatur itu, jemaah Indonesia menjadi objek yang bisa diperlakukan semena-mena. Itu sangat berbeda dengan Iran, misalnya, yang bebas mengatur jemaahnya sendiri. Dengan kata lain, muasasah tidak bisa mengatur jemaah Iran karena posisi tawar mereka tinggi.

Karena itu, sudah sepantasnya pemimpin negeri ini melobi Raja Arab Saudi agar setiap penyelenggaraan haji tiba jemaah Indonesia tidak terus-menerus diperlakukan semena-mena. Prinsip meraih untung besar dengan modal kecil juga perlu dihilangkan dalam penyelenggaraan haji.

Selayaknya, jemaah Indonesia bisa menjalani seluruh prosesi haji dengan hati jernih dan damai, tanpa terbebani oleh persoalan-persoalan di luar ibadah itu sendiri.

Media Indonesia, Kamis, 04 Januari 2007

Iklan

2 Responses to “Tragedi Katering di Tanah Suci”


  1. 1 wadehel Februari 4, 2007 pukul 7:16 pm

    Dilarang tertawa!
    Dilarang mencibir!
    Nangis boleh, menyayangkan silahkan 🙂

    *siapa elu hel!?*

  2. 2 gue Februari 11, 2007 pukul 2:47 pm

    itulah wajah INDONESIA
    masih banyak kok yang kelaparan di indonesia
    coba uang haji itu di berikan kepada yang kurang mampu mungkin kita bebas dari BUSUNG LAPAR,KURANG GIZI


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 787,818 hits
Januari 2007
S S R K J S M
« Des   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: