Pendistribusian Minyak Tanah, Perlu Ditata Ulang

anyaknya problema yang muncul akhir-akhir ini seputar kelangkaan minyak tanah di pasaran, mengisyaratkan bahwa masih terdapat banyak masalah dalam pendistribusian. Kejadian seperti ini sebenarnya sudah terjadi di penghujung tahun 2006 lalu. Di beberapa daerah, banyak pangkalan minyak tanah kehabisan stok. Pengelola pangkalan minyak tanah yang masih tersedia stok, kemudian berulah dengan menaikkan harga minyak tanah di atas harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Akibatnya masyarakat sangat dirugikan.

Karena itulah, kita menyambut positif kepekaan para anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sumatera Utara yang dengan gigih menyoroti masalah kelangkaan minyak tanah ini, serta bagaimana solusi untuk mengatasinya. Langkah DPD setidaknya membawa angin segar bagi masyarakat, bahwa kegundahan masyarakat sedikitnya sudah teratasi. Kita berharap agar ke depan, langkah-langkah proaktif dari semua wakil rakyat tetap menyertai aspirasi masyarakat.

Salah satu poin penting yang dihasilkan dalam diskusi yang difasilitasi oleh DPD tersebut, adalah perlunya penataan kembali dalam pendistribusian minyak tanah. Kemudian langkah penting untuk mengatasinya adalah dengan menata dan menertibkan pangkalan minyak tanah yang tersebar di seluruh wilayah. Misalnya agar pemerintah mengharuskan agar para pengelola pangkalan minyak tanah untuk memperoleh Surat Ijin Usaha (SIUP). Jika ternyata dikemudian hari sipengelola pangkalan melanggar aturan, pemerintah tinggal memberi sangsi saja, misalnya dengan mencabut SIUPnya.

Jika diakhir tahun lalu, Pemerintah Kota Medan sampai mengambil alih pendistribusian minyak tanah layak dipikirkan secara matang. Memang, jika dilihat dari porsi kerjanya, bahwa pendistribusian minyak tanah bukanlah tugas Pemerintah Kota. Tetapi itu sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme pasar. Jika pun langkah ini harus diambil, itu tidak lebih hanya untuk saat emergensi.

Yang penting dilakukan adalah bagaimana mengawasi pendistribusian minyak tanah supaya jangan sampai terjadi hal-hal yang merugikan kepentingan rakyat banyak. Pemerintah di semua tingkatan perlu menjalin kerjasama yang baik dengan para agen dan pengecer minyak tanah. Selama itu, seolah tidak ada hubungan antara pengelola pangkalan minyak tanah dengan pemerintah.

Mengingat minyak tanah merupakan salah satu kebutuhan mendasar dari segenap masyarakat, maka gangguan pada pendistribusian minyak tanah menjadi “matador” bagi banyak dimensi kehidupan. Misalnya, akibat terbatasnya minyak tanah, maka transportasi menjadi terbatas. Jika transportasi terbatas, maka berbagai kegiatan masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian dan pertanian akan terganggu. Harga-harga semakin meningkat. Akibatnya, daya beli masyarakat menjadi rendah. Hal yang sama juga berlaku dalam industri, yang menjadi tidak mampu lagi berproduksi secara normal, jika tidak mendapatkan suplai minyak tanah sebagaimana mestinya. Semuanya itu ibarat mata rantai yang saling berkaitan antara satu dengan yang lain.

Kelangkaan minyak tanah memang bisa disebabkan oleh dua hal. Pertama, karena produksi dalam negeri dan juga impor yang menurun. Hal ini membuat pasokan minyak tanah menjadi amat terbatas. Kedua, karena jalur pendistribusian minyak tanah yang belum tertata dengan baik. Belum lagi diperparah dengan ulah oknum-oknum spekulan yang hendak meraup untung dengan menimbun minyak tanah. Namun dengan kerja keras, maka kedua problema akan dapat diatasi. Dengan demikian, krisis minyak tanah dapat ditanggulangi.

Tetapi yang lebih mudah dijalankan adalah dengan memperbaiki jalur pendistribusian minyak tanah. Dalam hal ini, pemerintah tinggal menjalankan aturan yang ada, serta memperbaiki aturan yang berkaitan dengan pendistribusian minyak tanah tersebut. (*)

Sinar Indonesia Baru, Jan 08, 2007

Iklan

0 Responses to “Pendistribusian Minyak Tanah, Perlu Ditata Ulang”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 804,627 hits
Januari 2007
S S R K J S M
« Des   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: