Logika Utang Baru yang tidak Logis

KONSEP utang di kalangan penyelenggara negara rupanya berbeda sangat tajam dengan yang ada di benak publik. Ketika membayar lunas sisa utang kepada IMF dan keluar dari CGI, Indonesia mengibarkan bendera kemandirian seakan-akan kapok berutang lagi. Benarkah demikian? Ternyata tidak.

Beberapa departemen, ternyata, merencanakan utang baru kepada kreditor luar negeri sebanyak US$40 miliar dalam tempo dua tahun ke depan sampai dengan 2009. Dari jumlah itu sebagian besar datang dari rencana Departemen Perhubungan dan Departemen Pekerjaan Umum untuk membiayai pembangunan sejumlah proyek infrastruktur.

Pinjaman US$40 miliar dalam tempo dua tahun adalah angka yang fantastis. Ketika masih berada dalam formula Consultative Group on Indonesia (CGI), kebutuhan pinjaman kita semenjak reformasi rata-rata US$3 miliar. Artinya dalam tempo dua tahun CGI hanya mengucurkan sekitar US$6 miliar.

Bandingkan dengan rencana pinjaman US$40 miliar dalam tempo dua tahun yang sedang disiapkan. Ternyata, keluar dari CGI hanya untuk lebih leluasa meminjam dengan jumlah yang aduhai….

Publik memuji langkah Indonesia keluar dari CGI karena menganggap kebijakan itu merupakan refleksi keinginan kuat pemerintah untuk tidak lagi berutang secara berlebihan–kalau tidak mau dikatakan berhenti sama sekali. Kalau toh meminjam, haruslah dengan angka yang lebih rendah daripada yang selama ini dikucurkan melalui CGI. Karena utang-utang yang dihimpun selama Orde Baru telah meninggalkan beban yang terlalu berat.

Sampai sekarang utang luar negeri Indonesia sudah mencapai Rp1.000 triliun lebih. Dalam APBN 2007, alokasi dana yang harus dipakai untuk membayar utang termasuk bunga tidak kurang dari Rp200 triliun, atau sepertiga APBN yang Rp600 triliun lebih itu.

Sulitlah diterima akal sehat bahwa ketika keluar dari CGI, nafsu meminjam malah melejit. Bila itu yang terjadi, tidak ada arti signifikan secara substansial dari kebijakan pemerintah keluar dari badan kreditor multilateral itu.

Sebenarnya pemerintah masih memiliki potensi uang di dalam negeri yang selama ini menganggur. Fakta yang diakui juga oleh pemerintah adalah bahwa dana APBN yang kemudian disimpan dalam bentuk SBI oleh sejumlah pemerintah daerah mencapai Rp200 triliun. Selain itu, ternyata realisasi APBN tidak pernah mencapai 100%. Untuk 2006, realisasinya malah di bawah 80%.

Itu belum termasuk uang-uang yang disimpan dalam ribuan rekening gelap di departemen-departemen yang hingga saat ini belum bisa ditertibkan.

Kalau pemerintah mencegah pemda bermain SBI, memanfaatkan sisa dana APBN yang tidak terserap, dan menertibkan rekening gelap, uang yang bisa dipakai untuk pembangunan infrastruktur ada di dalam negeri, dan di bawah kendali pemerintah sepenuhnya. Belum lagi uang masyarakat yang bisa dipinjam melalui mekanisme obligasi dan surat utang lainnya.

Kalau demikian, mengapa harus meminjam lagi dari luar negeri? Meminjam US$40 miliar dalam tempo dua tahun setelah keluar dari CGI menimbulkan kecurigaan. Jangan-jangan pemerintah keluar dari CGI hanya untuk menghindari pengawasan berlebihan terhadap utang-utang itu.

Dengan meminjam secara bilateral dan bisa dilakukan di tingkat pejabat teknis, transparansi dan pengawasan tidak terlalu digugat publik. Kalau itu pertimbangannya, kita sedang masuk ke mulut harimau setelah keluar dari mulut buaya.

Media Indonesia, Kamis, 01 Februari 2007

1 Response to “Logika Utang Baru yang tidak Logis”


  1. 1 nanda Februari 26, 2007 pukul 2:46 pm

    Kalangan elit sekarang memang sepertinya tidak pernah lagi punya itikat baik dalam mengelola negara ini. Mereka cendrung hanya mengejar kepentingan pribadi tanpa ada untuk berfikir dalam menyelesaikan persoalan bangsa ini. Sebaiknya pemerintah itu berfikir bagaimana caranya agar kita dapat keluar dari utang dengan IMF dan menghentikan semua “hubungan baik” dengan badan dunia yang satu ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 777,492 hits
Februari 2007
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: