Tekanan Hidup Bikin Orang Nekat

Bencana longsor dan banjir di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, lalu guncangan gempa di Solok, Sumatera Barat, telah mengguncangkan hati karena bencana ini datang silih berganti. Belum selesai kita mengatasi masalah itu, datang lagi bencana lain, pesawat Garuda Indonesia yang mendarat di Yogyakarta terbakar. Korban pun berjatuhan.

Peristiwa yang tidak kalah dahsyatnya terjadi di Malang. Seorang ibu dan empat orang anaknya yang masih kecil bunuh diri dengan minum racun potasium diduga karena tidak kuat lagi menanggung beban kehidupan. Racun itu dicampur dengan air, lalu diminumkan kepada empat orang anaknya. Kemudian, sang ibu menyusul minum racun yang sangat mematikan itu. Peristiwa itu diperkirakan terjadi Minggu (11/3). Sementara itu, sang suami sedang berjuang mencari nafkah di salah satu bengkel di Surabaya.

Kita terhenyak. Kemiskinan ternyata bisa berdampak begitu mengerikan. Kemiskinan mampu mendorong orang berbuat apa saja, termasuk bunuh diri itu. Dan, itu pulalah yang terjadi ketika pada 2004 seorang ibu rumah tangga nekat membakar diri bersama dua orang anaknya di Jakarta Utara.

Lalu, pada awal 2006 seorang ibu di Serpong, Banten, membakar dua anaknya setelah bertengkar dengan suaminya yang telah lama menganggur. Salah seorang anaknya meninggal. Pertengahan 2006 seorang ibu di Margahayu, Bandung, membunuh tiga anak kandungnya karena tidak kuat lagi mengatasi beban hidup.

Tragedi di Malang dan tiga tragedi lainnya mengirim sinyal kepada kita betapa kemiskinan itu bisa menakutkan. Orang bisa nekat berbuat apa saja. Orang miskin cenderung tidak malu melanggar hukum dengan mencuri atau merampok demi sesuap nasi. Bahkan termasuk nekat membunuh diri.

Tentu banyak faktor yang menyebabkan orang jatuh miskin seperti akibat bencana, kemalasan, dan tidak mempunyai keahlian. Yang lebih memprihatinkan kita bila kemisikinan itu lebih banyak terjadi akibat ketiadaan lapangan kerja. Pemerintah memang terus berjuang untuk mengurangi angka kemiskinan dan memberikan subsidi.

Dari pengalaman selama ini, pemberian bantuan langsung tunai (BLT), ternyata tidak sesuai sasaran. Bantuan yang diberikan sebagai kompensasi kenaikan harga BBM itu cenderung dipakai memenuhi kebutuhan yang sifatnya konsumtif. Menariknya, para penerima BLT juga merasa tidak begitu berguna untuk mendapatkan bantuan itu. Seperti kata pepatah Tiongkok, mereka tidak ingin mendapatkan ikan, tetapi kail untuk memancing ikan.

Keadaan kita makin kurang baik karena iklim investasi tidak kondusif. Para investor yang sudah diundang lebih banyak mengubar janji. Mereka belum berani masuk untuk menanam invetasinya. Kenapa? Karena kepastian hukum untuk investasi di negeri ini belum terjamin. Yang terjadi adalah banyak pabrik yang dulu berada di Indonesia lari ke negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, dan Kamboja.

Di sana, para investor tidak saja mendapatkan kepastian hukum, tetapi juga keringanan pajak, tenaga kerja yang lebih murah dan tidak macam-macam. Tentu kita mendukung tuntutan tenaga kerja untuk mendapatkan upah minimum yang wajar. Namun demonstrasi yang dilakukan oleh tenaga kerja kita yang cukup ramai lewat berbagai organisasinya membuat banyak investor ciut untuk masuk, sementara yang sudah ada berpikir untuk segera pindah. Semua itu menunjukkan belum adanya iklim yang kondusif untuk berusaha.

Sinyal penting lain yang perlu kita baca dari serangkaian tragedi bunuh diri itu adalah bahwa kemisikinan akan membuat sumber daya manusia Indonesia tidak bisa bersaing di masa depan. Sinyal ini harus segera ditangkap oleh pemerintah. Jangan sampai kemiskinan membuat orang berbuat lebih nekat di masa depan.

Suara Pembaruan, 14 Maret 2007

1 Response to “Tekanan Hidup Bikin Orang Nekat”


  1. 1 jasa bangun rumah surabaya Maret 28, 2016 pukul 7:32 am

    Do you have any video of that? I’d care to find out some additional information.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 777,492 hits
Maret 2007
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: