Gempa dan Calon Presiden

Hari-hari ini perhatian kita terus tertuju kepada gempa bumi yang mengguncang Bengkulu. Kita terus memikirkan nasib mereka yang menjadi korban.

Kita ikut prihatin karena mereka sedang menjalani puasa. Pikiran kita bukan hanya tertuju kepada bagaimana mereka bisa menjalani puasa dengan baik, tetapi bagaimana kelak mereka akan merayakan Idul Fitri.

Waktu sebulan tidaklah lama. Mereka yang kehilangan tempat tinggal tidaklah mungkin bisa membangun kembali rumahnya dalam waktu secepat itu. Apalagi kalau mereka juga kehilangan sanak keluarga. Penderitaan itu terasa semakin berat.

Sepantasnyalah jika kita semua terpanggil untuk ikut memikirkan mereka yang menjadi korban gempa bumi hari Rabu lalu. Kita harus berupaya agar nasib mereka tidak seperti saudara-saudara yang ada di Aceh atau DI Yogyakarta yang begitu lama menunggu bantuan.

Kadang kita merasa kecil hati karena sepertinya perasaan ini tidak merata di antara kita. Para elite sepertinya asyik dengan dirinya sendiri untuk mencalonkan menjadi presiden pada Pemilihan Umum 2009.

Semula kita menduga pencalonan presiden untuk Pemilihan Umum 2009 baru akan terjadi tahun depan. Ternyata pengusulan nama sudah muncul lebih awal.

Kita bisa memahami apabila partai-partai politik mengincar kekuasaan. Itulah memang nature dari pendirian parpol, yakni memegang tampuk kekuasaan.

Hanya saja, bagi kita hal itu tetap menimbulkan kekhawatiran. Mengapa? Karena kita membutuhkan suasana yang tenang untuk menggerakkan roda ekonomi yang mulai berputar lancar. Kita perlu berkonsentrasi penuh untuk memperbaiki perikehidupan rakyat.

Kondisi kita memang agak aneh. Terhadap hal-hal yang positif, reaksi begitu lambat. Sebaliknya terhadap berita yang negatif, reaksi selalu cepat. Terutama pihak-pihak asing selalu penuh prasangka setiap kali ada sesuatu yang mereka nilai tidak biasa. Sepuluh tahun demokrasi belum juga membuat orang percaya bahwa kita akan bisa membangun demokrasi yang baik.

Satu-satunya cara untuk menjawab kekhawatiran itu tidak bisa lain kecuali kita menunjukkan cara berpolitik yang dewasa. Ukurannya, dengan tidak hanya mencari kesalahan pihak lain, sekadar ramai berwacana, tetapi berupaya untuk membuat demokrasi itu bekerja, demokrasi itu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara.

Itulah yang kita ingin ingatkan dalam ingar-bingar pencalonan presiden sekarang ini. Munculnya nama-nama capres harus diikuti dengan persiapan untuk merumuskan program kerja yang jelas, yang mampu meyakinkan rakyat bahwa yang dikejar bukan kekuasaan semata, tetapi kekuasaan yang melayani rakyat.

Kita tentu berharap semua itu bukanlah hanya khayalan. Kondisi besar rakyat yang masih dilingkupi kemiskinan, pengangguran, dan juga berbagai bencana alam menyadarkan para calon pemimpin untuk mau melengkapi orientasinya dengan tidak sekadar mengejar kekuasaan, tetapi menyatukan kekuatan bangsa untuk bersama membangun kembali negeri tercinta ini.

Kompas, 15 September 2007

1 Response to “Gempa dan Calon Presiden”


  1. 1 hariyanto UNIB Januari 2, 2008 pukul 5:41 pm

    memang butuh orang luar biasa untuk merubah negara ini. calon presiden yang mencuat saat ini menurut pandangan saya tidak ada yang terlihat benar-benar total dalam membenahi negeri ini. kita butuh “ahmadinejad indonesia”. kita tidak butuh presiden dan pemimpin2 lainnya (yang juga di daerah) yang hanya bisa berkomentar dan meninjau daerah yang terkena bencana saja.kita tidak butuh presiden yang senang melancong, tebar pesona, yang penting saya dan watak2 kapitalis lainnya.banyak potensi yang bisa menghancurkan negara ini. dari ptensi yang tak terlihat jelas : gerakan kaum separatis sampai penghancuran moral pemuda sebagai generasi penerus bangsa. danm juga yang terlihat : mulai dari klaim hak milik budaya indonesia oleh malaysia samapai gempa bumi. jika orang biasa yang memerintah, yakinlah, indonesia “berjalan kebelakang”. dan bukan mustahil akan hancur sesuai dengan rekayasa amerika yang brengsek!!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 777,499 hits
September 2007
S S R K J S M
« Agu   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: