PBB Akan Buru Uang Hasil Korupsi

PARA koruptor akan semakin terbatas ruang geraknya, khususnya dalam mengamankan uang-uang haram hasil kejahatan kerah putih itu. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan Bank Dunia, Senin (17/9), mengumumkan peluncuran sebuah inisitatif baru, bernama The Stolen Asset Recovery Initiative (StART) yang tujuannya adalah untuk mengembalikan miliaran dolar uang rakyat yang dicuri oleh para pemimpin dan pejabat korup dari negara-negara berkembang. PBB dalam pelaksanaannya akan diwakili oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) sedangkan Bank Dunia melalui World Bank Group..

StART adalah bagian dari United Nations Convention Against Corruption (UNCAC), traktat PBB untuk memerangi korupsi global, yang disepakati oleh lebih 111 negara pada Desember 2003, dan berlaku efektif sejak 19 Desember 2005, ketika ada 30 negara yang meratifikasi traktat itu.

Kini, lebih dari 130 negara ikut bergabung, dan Indonesia juga menjadi pihak dalam traktat itu (penandatangannya adalah Komisi Pemberantasan Korupsi). DPR pun telah mengesahkan UU Ratifikasi terhadap Konvensi PBB tentang Antikorupsi pada Maret 2006 lalu.

Sinar Harapan, 19 September 2007

0 Responses to “PBB Akan Buru Uang Hasil Korupsi”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 777,492 hits
September 2007
S S R K J S M
« Agu   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: