Selamat Jalan Pak Harto

Inna lillahi wainna ilaihi rojiun. Sesungguhnya kita semua kepunyaan Allah SWT dan kepada-Nya pula kita kembali.

Allah SWT pasti akan memanggil semua hamba-Nya. Para hamba itu bisa dipanggil ketika masih remaja, waktu muda, maupun setelah tua. Bahkan, ada yang masih bayi sudah dipanggil. Kapan dipanggil adalah rahasia Tuhan Sang Mahapencipta.

Mantan Presiden Soeharto atau yang akrab disapa Pak Harto dipanggil Allah SWT pada Ahad (27/1) kemarin pukul 13.10 WIB. Almarhum meninggal dunia setelah mengalami sakit cukup lama, bahkan kondisi kesehatannya sempat kritis beberapa kali.

Namun, Allah SWT tampaknya mentakdirkan umur Soeharto sepanjang 86 tahun. Usia seperti itu tentu cukup panjang bila dibandingkan dengan kebanyakan orang di negeri ini.

Bukan hanya usia panjang, tapi Pak Harto juga berkuasa di negeri ini cukup lama. Sekitar 32 tahun Pak Harto menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Dengan begitu, dialah presiden paling lama dibandingkan dengan presiden-presiden Indonesia lainnya. Dengan kekuasaan yang sangat lama itu tentu Pak Harto mempunyai pengaruh yang sangat besar di negeri yang kini berpenduduk sekitar 230 juga jiwa ini. Bahkan, ketika sudah lengser pun, selama menjalani masa tuanya dalam keadaan sakit, pengaruhnya tetap terasa.

Pengaruh itu baik positif maupun negatif, apakah Pak Harto seorang yang berjasa pada negeri ini atau sebaliknya, dan seterusnya dan seterusnya. Pak Harto mempunyai banyak kelebihan sudah barang tentu, tetapi almarhum juga banyak kekurangan juga sesuatu yang pasti. Pro dan kontra kini masih berlangsung. Ini tentu bisa dimaklumi sebagai orang yang pernah berkuasa selama 32 tahun.

Lalu, bagaimanakah sebaiknya kita menyikapi wafatnya Pak Harto? Mengenai almarhum sebagai orang yang berjasa atau sebaliknya, biarlah sejarah nanti yang membuktikannya. Namun, sebagai manusia yang beragama, kita mengajak seluruh komponen bangsa untuk memaafkan Pak Harto. Marilah kita mendoakan Pak Harto agar segala dosa-dosanya diampuni dan segala amal baiknya diterima Allah SWT.

Pengampunan dan pemaafan ini termasuk kasus-kasus hukum Pak Harto. Sekali lagi: hanya Pak Harto! Sedangkan kasus-kasus hukum yang menyangkut keluarga dan kroninya harus tetap ditegakkan. Hal ini harus digarisbawahi karena Indonesia bukan negeri kroni, apalagi milik keluarga. Indonesia adalah milik seluruh bangsa Indonesia.

Selain meninggalkan pengaruh, wafatnya Pak Harto juga memberi pelajaran yang berharga buat bangsa ini. Pertama, semua manusia pasti meninggal dunia, semua yang berkuasa pasti ada masa akhirnya, termasuk penguasa sekuat Firaun sekalipun. Agama mengajarkan sebaik-baik manusia adalah yang paling berguna dan bermanfaat bagi sesamanya. Karena itu, ketika berkuasa, siapa pun dia, manfaatkanlah kekuasaan itu demi kepentingan yang sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara.

Kedua, kemarin adalah giliran Pak Harto yang dipanggil oleh Allah SWT. Hari ini, besok, pekan depan, bulan depan, atau tahun-tahun depan boleh jadi giliran kita.

Semua kita pasti akan dijemput ajal. Dan, ketika ajal menjemput kita, maka harta benda, jabatan, dan kekuasaan tidak akan ada gunanya. Kita semua akan masuk ke liang lahat sendirian dan hanya diselimuti beberapa lembar kain kafan. Selanjutnya, hanya amal saleh yang akan berguna.

Selamat jalan Pak Harto! Bangsa yang besar adalah yang menghormati para pemimpinnya.

Republika, 28 Januari 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 777,492 hits
Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: