Menggugat Harga BBM

Menarik sekaligus memprihatinkan mencermati pemberitaan media, terutama terkait perseteruan dan serangan terhadap kebijakan pemerintah akhir-akhir ini.

Kasus terakhir menyangkut indikasi penalangan Grup Bakrie dan desakan penurunan harga BBM.

Dalam kasus Bakrie, arahnya bahkan tak lagi proporsional karena serangan sudah personal, bahkan mengarah ke gerakan pendongkelan Menkeu oleh kelompok tertentu karena penolakan tegasnya terhadap langkah penyelamatan Bakrie yang saham tiga perusahaan publiknya jatuh di bursa.

Dalam kasus harga BBM, pemerintah dikeroyok beramai-ramai oleh DPR dan pengamat karena menolak menurunkan harga BBM bersubsidi di tengah kecenderungan terpuruknya harga minyak mentah dunia, hingga di bawah 70 dollar AS/barrel. Dalam kasus harga BBM, pemerintah terlihat lebih kompak. Berbeda dengan kasus penalangan terhadap Bakrie yang menunjukkan pejabat pemerintah sendiri terbelah ke dalam dua kubu.

Terkait bail out, rasanya kita semua sepakat, tidak selayaknya dalam kondisi kesulitan yang dihadapi perekonomian dan rakyat sekarang ini, negara lagi-lagi menalangi konglomerat besar, siapa pun dia dan apa pun alasannya. Tidak akan adil bagi rakyat yang kehidupannya sudah sulit jika mereka kembali harus menanggung beban dari sepak terjang pelaku bisnis.

Dalam kasus BBM, masing-masing memiliki rasionalitas sendiri. Argumen mereka yang menghendaki BBM diturunkan, harga minyak mentah dunia sudah di bawah 70 dollar AS/barrel dan Pertamina sudah diuntungkan dengan harga sekarang. Penurunan harga BBM juga akan menolong daya beli rakyat yang babak belur akibat tingginya inflasi. Langkah ini sekaligus akan menyelamatkan sektor riil karena membaiknya daya beli akan meningkatkan permintaan dan menciptakan pasar bagi sektor rill yang terpukul dampak krisis global. Turunnya harga BBM akan membantu menekan inflasi.

Penolakan pemerintah menurunkan harga BBM lebih dilandasi belum jelasnya arah harga minyak mentah ke depan. Jika pemerintah terlalu cepat menurunkan, bisa jadi dalam beberapa bulan ke depan mereka akan dipaksa menaikkan lagi jika harga minyak kembali naik.

Terlepas dari logika argumen yang ada, ada satu hikmah yang pantas dicatat, yakni pelajaran bagi pemerintah. Ini mungkin bukan semata problem komunikasi, tetapi bisa jadi wujud dari tidak adanya lagi kepercayaan kepada pemerintah. Masyarakat telanjur melihat pemerintah tidak peka terhadap kesulitan rakyatnya.

Jika harga BBM harus naik setiap kali harga minyak mentah naik demi keekonomian, tetapi sulit turun jika minyak mentah turun, lalu apa fungsi negara sesuai Pasal 33 UUD 45? Mengapa mereka begitu cepat mengatakan tidak untuk menurunkan harga, sementara ketika menaikkan harga mereka memaksa rakyat harus menerima dan memahami kesulitan yang dihadapi keuangan negara tanpa memberikan pilihan lain kepada masyarakat.

Kompas, Senin, 27 Oktober 2008 | 00:28 WIB

4 Responses to “Menggugat Harga BBM”


  1. 1 tempo Oktober 30, 2008 pukul 5:26 pm

    Apakah sebagai rakyat kita harus menerima dan memahami kesulitan yang dihadapi keuangan negara, sementara negara tidak memberikan pilihan atau solusi lain kepada kita sebagai rakyat kecil? Ini semua tidak adil bagi rakyat!

    Jika negara tidak tanggap dengan keadaan ini, tidak tertutup kemungkinan sewaktu-waktu akan terjadi reformasi lagi bahkan revolusi besar-besaran dari rakyat.

    Hidup Rakyat Indonesia!!!

  2. 2 BeritaBaik November 3, 2008 pukul 7:54 am

    Ya sepertinya kita harus tetap bersabar dan berpikiran positif terhadap kebijakan2 yang ditetapkan pemerintah. Semoga saja pemerintah dapat memberikan kebijakan yang terbaik untuk rakyatnya.

  3. 3 taUbat November 15, 2008 pukul 4:48 pm

    Sudah begitu tegas dan gamblangnya rakyat dizholimi, tetapi apa tindakan DPR saat ini, KPK dimana kau berada ?

    Kemubaziran Biaya Hak angket cukup dirasakan namun apa yang telah dihasilkan bahkan semakin menggeliat saja dengan se-mena2 nya pemerintah memperlakukan terhadap rakyatnya.

    Akan percaya pada siapa lagi !

    Baiklah kalau begitu sudah dipahami dalam Pemilu 2009 nanti mudah2an tidak akan salah memilih untuk yang berikutnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 777,499 hits
Oktober 2008
S S R K J S M
« Sep   Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: