Archive for the 'Kunjungan JK ke AS' Category

Setelah Jusuf Kalla dari Amerika

Republika, Jumat, 29 September 2006
Wakil Presiden Jusuf Kalla baru saja menyelesaikan kunjungan ke Amerika Serikat. Selama empat hari di sana, dia melakukan 30 pertemuan maraton, baik dengan tokoh pemerintahan, tokoh bisnis, ataupun masyarakat Indonesia di negeri itu.

Dengan tokoh pemerintahan dia bertemu Wapres Dick Cheney di Gedung Putih, Menteri Keuangan Henry Paulson, Menteri Perdagangan Carlos Guitierez, dan tak ketinggalan Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice. Di bisnis selain berdialog dengan Kadin AS, secara khusus Kalla juga bertemu dengan Freeport McMoran, Newmont, dan Exxon.

Agenda utama dari kunjungan Kalla ini lebih banyak bersifat ekonomi dan bisnis. Sekalipun dalam pertemuan dengan pejabat pemerintah tak lepas pula dari pembicaraan politik, terutama berkaitan dengan sikap Indonesia dalam masalah demokratisasi dan juga terorisme internasional.

Dalam bidang ekonomi dan bisnis, kedatangan Kalla ini seolah menagih janji para investor AS yang sebelumnya sudah komitmen untuk melakukan investasi di Indonesia tetapi belum terlaksana. Kenyataannya sampai sekarang komitmen tersebut baru sebatas wacana dan belum terealisasi.

Harapannya memang setelah pertemuan tersebut para pengusaha AS kembali menginvestasikan dananya ke Indonesia dalam bentuk investasi langsung, bukan investasi tak langsung lewat bursa saham. Karena, seperti dikatakan Jusuf Kalla, yang diinginkan Indonesia adalah jangka panjang.

Meski begitu, Kalla juga berpesan agar para pengusaha yang sudah berinvestasi di sektor tambang dan migas di Indonesia seperti Freeport, Newmont, dan Exxon itu, agar lebih meningkatkan pembangunan sosial dan menjaga kelestarian alam serta budaya lokal. Jadi tidak asal ambil tambangnya, meraih untung, kemudian bayar pajak.

Pesan tersebut memang layak disampaikan karena selama ini kasus-kasus sosial dan lingkungan banyak terjadi di wilayah pertambangan. Freeport dan Newmont misalnya, saat ini masih terus berkutat pada problem lingkungan yang berpengaruh terhadap penduduk setempat.

Selain itu, Kalla juga menyaksikan penandatangan nota kesepahaman tentang kerja sama mengamankan perdagangan tekstil dan produk tekstil antara AS dan Indonesia. Ini penting karena selama ini acap kali terjadi transshipment ilegal dan penggelapan dokumen.

Kunjungan yang dilakukan Kalla ini bagi Indonesia cukup penting, karena ini merupakan serangkaian kunjungan untuk menarik investor asing untuk berinvestasi secara langsung di Indonesia. Ini juga untuk memberikan pemahaman bahwa Indonesia merupakan tempat yang layak investasi meskipun dari berbagai survei daya saing kita menurun.

Hanya saja harus dijaga adalah bahwa masalah bisnis dibatasi pada masalah bisnis, terutama jika berhubungan dengan Amerika. Pengalaman menunjukkan, aroma politik sering menyertai kegiatan bisnis. Contoh yang masih hangat adalah ketika terjadi perebutan pengelolaan Blok Cepu antara Pertamina dan Exxon, lobi-lobi dan tekanan politik Amerika ikut bermain, sehingga akhirnya jatuh ke tangan Exxon.

Kita memang butuh inevestasi asing untuk mengakselerasi pembangunan di negara ini. Tetapi sudah semestinya juga kita memiliki sikap yang teguh bahwa urusan bisnis tak perlu dicampuri dengan tekanan-tekanan politik yang pada gilirannya bisa meruntuhkan martabat sebuah bangsa.


Blog Stats

  • 792,982 hits
Juli 2017
S S R K J S M
« Feb    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Ranks….

AeroCloud Topsites List

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogarama - The Blog Directory

RSS TEMPO Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS VOA Politik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.